Politik Pemerintahan

Pembangunan Jembatan Kare Bojonegoro Akan Dikerjakan 2021

Bojonegoro (beritajatim.com) – Pembangunan jembatan penghubung Kecamatan Kanor, Kabupaten Bojonegoro dengan Kecamatan Rengel, Kabupaten Tuban yang sempat tertunda akan dipercepat. Pembangunan jembatan yang membentang di atas Sungai Bengawan Solo itu rencananya akan mulai dikerjakan tahun 2021.

Mengingat, kedua wilayah tersebut saling bergantung dalam segi ekonomi, pertanian, perdagangan, pendidikan, maupun wisata. Namun, sejauh ini akses masyarakat masih mengandalkan jasa penyeberangan perahu motor.

Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Bojonegoro Nurul Azizah mengungkapkan, dibawah kepemimpinan Bupati Anna Mu’awanah, greget pembangunan layanan dasar masyarakat dalam bentuk pembangunan fisik cukup besar.

“Pembangunan infrastruktur jalan cor mulai 2019 ada 121 Km sudah rampung, sedangkan di 2021 nanti ada 154 Km, artinya semua sudah seperti jalan tol,” ujarnya, Sabtu (3/10/2020).

Semestinya, menurut Nurul, di 2020 ini pengerjaan jembatan Kare sudah bisa dilaksanakan, namun karena adanya kendala pandemi termasuk ekosistem anggaran Covid-19, dan baru dituntaskannya pembebasan tanah sebanyak 32 bidang di Desa Semambung dan di Tuban ada 7 KK, sehingga 2021 pembangunan Jembatan Kare bisa segera dilaksanakan.

“Dan pembangunan jembatan ini akan membuka akses arus ekonomi yang dapar meningkatkan taraf ekononi masyarakat,” tutur Sekda.

Kepala Dinas PU Bina Marga Kabupaten Bojonegoro Retno Wulandari menambahkan, pembangunan jembatan Kare saat ini proses perencanaan desain dan sudah selesai direview. Rencana jembatan Kare yang akan dibangun dengan bentang 210 Meter, terdiri dari struktur bawah yang meliputi pilar, abutment, struktur atas dan desain.

“Dengan dilaksanakannya pertemuan konsultasi masyarakat ini sebagai salah satu syarat untuk melengkapi dokument untuk proses recount text grand desain,” jelasnya.

Sementara itu Kepala Dinas PU Penataan Ruang Kabupaten Tuban Agung Supriyadi mengungkapkan, rencana pembangunan jembatan Kare ini merupakan project yang sangat strategis yang menghubungkan dua Kabupaten yang mana nantinya akan ada multiplier effect yang luar biasa di kedua Kabupaten, baik dari segi transportasi, perekonomian, maupun sektor yang lainnya.

“Pemkab Tuban akan selalu mendukung penuh dengan adanya rencana pembangunan jembatan Kare tersebut,” terangnya.

Sementara, pertemuan konsultasi dengan masyarakat sekitar pembangunan jembatan Kare tersebut juga dilakukan dengan penandatanganan berita acara pertemuan konsultasi masyarakat oleh Kades Semambung Neny Rachmawati, Kades Ngadirejo Gatot, Tokoh masyarakat Desa Semambung Rais, Tokoh masyarakat Desa Ngadirejo Januri, Warga Masyarakat Desa Semambung Sukardi dan Warga masyarakat Desa Ngadirejo H. Muklisin. [lus/ted]





Apa Reaksi Anda?

Komentar