Iklan Banner Sukun
Politik Pemerintahan

Pembangunan Jalan Diharapkan Percepat Pertumbuhan Ekonomi Warga Bojonegoro

Ketua DPRD Kabupaten Bojonegoro Abdullah Umar

Bojonegoro (beritajatim.com) – Ketua Komisi D Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Bojonegoro Abdullah Umar mengatakan, dengan kekuatan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) kurang lebih sebesar Rp6 triliun, sudah seharusnya pembangunan infrastuktur diutamakan, Rabu (29/12/2021).

Sebab, kata Umar, pembangunan infrastruktur dan kondisi ekonomi selalu berjalan berdampingan. Banyak dampak positif yang dirasakan masyarakat Bojonegoro dengan adanya pembangunan infrastruktur terlebih di masa Pandemi Covid-19. “Ada banyak tenaga kerja dari lokal Bojonegoro yang diberdayakan saat mengerjakan jalan dan jembatan, juga pekerjaan fisik lainnya,” ujarnya.

Hampir memasuki tahun ketiga pemerintahan Bupati Bojonegoro Anna Mu’awanah dan Wakil Bupati Budi Irawanto ini, Pemkab Bojonegoro telah berhasil membuat perubahan salah satunya infrastruktur jalan dalam upaya meniadakan kesenjangan pembangunan antara desa dan kota. Termasuk wilayah terisolir maupun terpencil.

Ada 64 titik jalan cor dengan panjang 190 Km pada 2019. Lalu tahun 2020 membangun 136 Km , dilanjut sepanjang 114 Km, dan tahun 2021 ada 190 Km. Total sepanjang 440 Km jalan cor di Kabupaten Bojonegoro.

Umar menyampaikan, jika pekerjaan fisik sekarang ini tentu memberi kesempatan bagi pengusaha, supplier, dan masyarakat luas untuk terlibat. Selain keterlibatan mereka dalam pekerjaan, juga adanya peningkatan infrastruktur tentu dapat mengakselerasi pertumbuhan ekonomi termasuk bagi daerah terpencil juga terisolasi.

“Masyarakat kini mudah untuk menjual hasil pertaniannya, mudah menuju pasar untuk berdagang, mudah mengakses ke sekolah, menuju puskemas atau rumah sakit, dan masih banyak lagi,” ujar Sekretaris DPC PKB tersebut.

Umar berharap, melalui percepatan pembangunan infrastruktur secara lebih merata di seluruh Kabupaten Bojonegoro nantinya dapat tercipta konektivitas yang kuat, menurunkan biaya logistik, meningkatkan kualitas hidup masyarakat, dan bermuara pada peningkatan daya saing dan stimulus pertumbuhan ekonomi guna mencapai Bojonegoro produktif dan energik.

Sekadar diketahui, data yang didapat dari Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga dan Penataan Ruang Kabupaten Bojonegoro menyebutkan, tahun 2021 telah mengalokasikan anggaran untuk proyek peningkatan jalan dengan kontruksi cor beton sepanjang kurang lebih 189,8 Km dengan pagu anggaran Rp970,95 miliar yang terbagi 63 paket pekerjaan yang tersebar di seluruh wilayah Bojonegoro. [lus/ted]


Apa Reaksi Anda?

Komentar