Politik Pemerintahan

Pembangunan Gedung DPRD Bojonegoro Batal

Bojonegoro (beritajatim.com) – Pembangunan gedung Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Bojonegoro dipastikan batal. Pembangunan gedung yang terletak di Jalan Pahlawan itu rencananya dilakukan pada 2019 ini.

Dalam rapat Paripurna Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Bupati 2018, Ketua Komisi D DPRD Bojonegoro, Muhammad Fauzan mempertanyakan tidak adanya pembangunan gedung tersebut dalam laporan yang dibacakan masing-masing pansus.

“Seperti yang saya tanyakan, bagaimana perkembangan rencana pembangunan gedung DPRD Bojonegoro?” tanyanya sebelum rapat ditutup oleh Ketua DPRD Bojonegoro, Sigit Kushariyanto, Rabu (8/5/2019).

Menanggapi pertanyaan politisi Partai Demokrat itu, Sigit Kushariyanto mengatakan, pembangunan gedung DPRD Bojonegoro memang sejauh ini belum ada rencana pembangunan secara detail. “Saat itu hanya disampaikan Dinas PU cipta karya secara umum,” ungkapnya.

Sekadar diketahui, sebelumnya pembangunan gedung DPRD Bojonegoro itu akan dilakukan April dengan total anggaran sekitar Rp 75 miliar. Gedung yang baru rencananya dibangun empat lantai dengan memperluas lahan hingga ke Kantor Badan Kesatuan Bangsa Politik (Bakesbangpol).

Namun, opsi baru muncul. Gedung DPRD Bojonegoro tersebut hanya akan dilakukan rehab. Beberapa ruang yang akan direhab diantaranya, ruang paripurna, ruang pimpinan, sekwan dan ruang fraksi. Biaya rehab gedung sebesar Rp 15 miliar sampai Rp 20 miliar. [lus/suf]

Apa Reaksi Anda?

Komentar