Politik Pemerintahan

Pembangunan Bendungan Semantok, Wagub Emil: Pemprov Utamakan Masyarakat

Surabaya (beritajatim.com) – Wakil Gubernur Jatim, Emil Elestianto Dardak menegaskan, pihaknya selalu mengusahakan pembebasan lahan yang tidak merugikan masyarakat.

Hal itu disampaikan pada sesi diskusi dengan Bupati Nganjuk, Novi Rahman Hidayat dan pihak terkait di Hotel Vasa Surabaya, Kamis (25/3/2021). “Tetapi tidak ada project tanpa masalah, semua bisa diselesaikan dengan komunikasi yang baik,” kata Emil.

“Pertemuan tadi ini membongkar masalah, oh ternyata ada yang lebih kompleks lagi. Kita ini tadi sudah sampai pada level yang detail, sekaligus kami akan laporkan kepada Ibu Gubernur untuk dikomunikasi ke level yang lebih tinggi,” ujarnya.

Emil juga mengajak untuk lebih melihat kebermanfaatan pembangunan Bendungan Semantok ini. “Berdasarkan data yang diberikan BBWS Brantas menunjukkan, bendungan ini memberikan irigasi ke hampir 2.000 hektare lahan pertanian dan juga menyediakan air baku 312 liter/detik. Serta, juga bisa memitigasi banjir hingga 30 persen dan ini tentunya manfaat yang luar biasa,” jelas Emil.

Senada dengan Emil, Bupati Nganjuk Novi menjelaskan, dari 258 tanah warga yang terdampak di dua desa yakni Betik dan Sambikerep, masih terdapat 244 warga yang belum menyetujui ‘ganti untung’. “Kita di sini semua sedang berusaha untuk membuat masyarakat menyetujui hasil appraisal. Mudah-mudahan ada tindak lanjut dari diskusi ini,” jelas Novi.

Emil menyampaikan terima kasih kepada pihak terkait yang terus berusaha membantu proyek strategis nasional (PSN) ini. “Terima kasih kepada pemerintah daerah, BPN, Kejaksaan, BBWS dan pihak-pihak terkait yang membantu PSN ini. Semoga target pada April 2022 kita bisa lakukan impounding Bendungan Semantok ini,” pungkas Emil. (tok/kun)



Apa Reaksi Anda?

Komentar