Politik Pemerintahan

Pembagian Air Waduk Pacal Prioritas Padi Umur 45 Hari

Waduk Pacal di Desa Kedungsumber Kecamatan Temayang Kabupaten Bojonegoro.

Bojonegoro (beritajatim.com) – Dinas Pekerjaan Umum Sumber Daya Air (PU SDA) Pemerintah Kabupaten Bojonegoro membuka pintu air Waduk Pacal di Desa Kedungsumber Kecamatan Temayang Kabupaten Bojonegoro.

Kepala Bidang Operasi dan Pelaksana PU SDA Pemkab Bojonegoro Masahid mengatakan, pintu air di Waduk Pacal itu dibuka dengan debit 5 M3/detik. Dengan target bisa mengaliri lahan sawah sekitar 13.400 hektare.

Pembagian air dari Waduk Pacal mulai dibuka 12 Juni 2020 dan diperpanjang hingga 9 Juli 2020. “Sesuai dengan prioritas untuk mengaliri tanaman yang telah berumur lebih dari 45 hari,” ujarnya, Selasa (30/6/2020).

Saat ini, jatah gilir aliran Waduk Pacal untuk wilayah pintu BPKa 2 Mayangkawis untuk mengairi wilayah bagian hilir yaitu Desa Balen, Lengkong, Mulyoagung, Sobontoro dan Kabunan. Pintu BPKa 10 Barong saat ini konsentrasi mengairi wilayah Desa Bogangin dan Desa Sumberrejo.

Pacal Mekuris BM 1 sedang mengairi wilayah Desa Teleng, Kayulemah, dan Cengkir. Pacal Mekuris BM 2 sedang mengairi wilayah Desa Sambongrejo. Pacal Mekuris BM 3 untuk sekunder Pohwates saat ini sedang mengairi wilayah Desa Pohwates, Butoh, Karangdinoyo selanjutnya ke wilayah Sumberroto.

Pacal Mekuris sekunder Medalem saat ini sedang mengairi wilayah Desa Margoagung dan Desa Prayungan (Medalem). Pacal Mekuris sekunder Talun saat ini sedang mengairi wilayah Desa Bogangin, Pejambon dan Jatigede.

Untuk memastikan laju air bisa sampai sesuai target Bupati Bojonegoro Anna Mu’awanah bersama dengan Kepala Dinas Pertanian, Kabid Pertanian, Kabid OP, dan Induk HIPPA/GHIPPA dan HIPPA Pacal Kanan melakukan pemantauan di lapangan.

“Hasil pantauan kami dilapangan untuk tanaman pada lahan baku teknis pacal yang telah berumur lebih dari 45 hari bisa terjangkau irigasi pada periode ini dan kita prediksi bisa panen maksimal,” terangnya.

Sementara, beberapa desa di wilayah hilir saat ini masih menunggu giliran setelah di wilayah hulu sudah tuntas, seperti di Desa Mejuwet setelah menyelesaikan Desa Butoh kemudian Desa Prayungan (Medalem) setelah menyelesaikan Desa Margoagung, Desa Sumberagung, Turigede, dan Bayemgede setelah menyelesaikan Desa Teleng dan Kayulemah. [lus/kun]

Apa Reaksi Anda?

Komentar