Politik Pemerintahan

Pelayanan Kantor PA Ramah Difabel, Pemkab Jember Belum

Bupati Hendy Siswanto [foto: Humas Pemkab Jember]

Jember (beritajatim.com) – Bupati Hendy Siswanto mengakui pelayanan kantor Pengadilan Agama lebih ramah terhadap kaum difabel daripada Pemerintah Kabupaten Jember, Jawa Timur.

“Ini pemkabnya yang belum ramah difabel. Nanti akan saya perbaiki di pemkab agar lebih ramah difabel. Ramah difabel tentu akan membuat saudara kita yang difabel mempunyai motivasi semangat, bahwa tidak ada perbedaan pelayanan antara yang difabel dan bukan,” kata Hendy, usai mengikuti acara isbat nikah di Pengadilan Agama Jember, Rabu (28/7/2021).

Hendy menilai dukungan pemerintah pusat terhadap Pengadilan Agama Jember cukup bagus. “Sampai-sampai pelayanan difabel diperhatikan betul,” katanya.

Hendy mengaku kagum dengan kondisi kantor PA Jember. “Saya terus baru kali ini mengikuti isbat nikah. Saya tidak pernah mengerti. Jadi saya datang ke Pengadilan Agama ini sungguh saya terkagum-kagum dengan kondisinya, mulai dari pelayanan bagus, tempatnya representatif,” katanya.

Hendy menilai gedung Pengadilan Agama sangat humanis bagi warga yang sedang mencari keadilan. “Tidak menakutkan. Membuat orang bisa berpikir lebih jernih, untuk mengungkapkan apapun di ruang pengadilan nanti lebih bagus,” katanya.

Hendy memuji pelayanan Pengadilan Agama yang cepat dan singkat dalam menyelesaikan isbat nikah bagi 450 orang. “Ini sinergi kolaborasi dan akselerasi yang memang kita harapkan. Di Jember bukan hanya 450 orang. Masih banyak lagi yang jadi tugas Pengadilan Agama untuk melegalkan warga Jember yang belum diisbat nikahkan,” katanya.

Menurut Hendy, masih banyak musala, masjid, dan madrasah yang belum diisbatwakafkan yang perlu dikerjasamakan. “Pak Ketua Pengadilan Agama tadi juga menyampaikan soal isbat nikah jarak jauh,” katanya.

Isbat nikah jarak jauh sesuai dengan program tilik desa Pemkab Jember bersama kejaksaan negeri yang menggelar bantuan hukum jarak jauh. “Jadi warga tidak perlu datang ke Pengadilan Agama, tapi cukup di desa yang dekat rumah. Mungkin itu pelayanan lebih keren lagi,” kata Hendy. [wir/but]


Apa Reaksi Anda?

Komentar