Politik Pemerintahan

Pelantikan Pejabat Pemkab Bojonegoro Berlangsung Tertutup

Bojonegoro (beritajatim.com) – Proses pelantikan pejabat di lingkup Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro berlangsung tertutup. Sejumlah wartawan yang hendak melakukan peliputan harus kembali lantaran tidak diizinkan masuk ke ruang pelantikan.

Proses pelantikan dipimpin langsung oleh Bupati Bojonegoro, Anna Mu’awanah di Creative Room, lantai 6, Gedung Pemkab setempat, kemarin. Acara yang berlangsung tertutup tersebut, merotasi 46 pejabat eselon dua sampai empat.

Menurut Divisi Advokasi Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Bojonegoro, Dedi Mahdi Assalafi, pemerintah sebagai penyelenggara dan pelayan publik seharusnya lebih terbuka. Apalagi dalam konteks pelantikan pejabat publik ini, kata dia, tidak masuk dalam informasi negara yang dirahasiakan.

“Sistem pemerintahan yang tertutup itu telah mencederai Undang-undang Pers dan Keterbukaan Informasi Publik,” ujarnya, Selasa (9/7/2019).

Pada prinsipnya, lanjut dia, jika Pemkab Bojonegoro memberlakukan aturan tersebut maka tidak mendukung sistem pemerintahan terbuka. Apalagi hal itu berkaitan dengan mutasi pejabat publik yang harus diketahui oleh masyarakat. “Apalagi Pemkab Bojonegoro menjadi pilot project pemerintahan terbuka,” terangnya.

Sementara, Kabag Humas dan Protokoler Pemkab Bojonegoro, Heru Sugiharto sebelum pelantikan usai tidak memberi jawaban saat dikonfirmasi perihal larangan meliput kegiatan rotasi dan pelantikan pejabat di lingkup Pemkab Bojonegoro. Dihubungi melalui pesan singkat hanya dibaca namun tidak dibalas.

Diketahui, Heru Sugiharto juga masuk dalam pejabat yang dirotasi. Jabatan baru dia menjabat sebagai Camat Trucuk. Sedangkan jabatan Humas dan Protokoler dijabat oleh Masirin. “Sekarang Kabag Humas tidak ada di ruang. Untuk peliputan acara pelantikan pejabat menunggu informasi dari Kabag Humas saja nanti,” ujar scurity yang berjaga, Lailatul Munawaroh.

Plt Kepala Badan Kepegawaian Pelatihan dan Pendidikan (BKPP) Bojonegoro, Djoko Lukito mengatakan, dari jumlah tersebut, 29 orang diantaranya merupakan pejabat eselon III atau pejabat administrator dan 17 pejabat pengawas. “Kalau untuk pejabat Plt, hari ini tidak ada yang dimutasi kecuali dari Dinas Perdagangan,” imbuhnya.

Menurutnya, mutasi atau rotasi pejabat di lingkup pemerintahan daerah merupakan hal yang wajar dan tidak perlu dipermasalahkan. Yang terpenting, lanjutnya, bisa mengembang dengan baik tugas dan kewajiban sesuai yang diamanahkan.

Pejabat yang dirotasi di antaranya Agus Hariana, jabatan sebelumnya Plt Kepala Dinas Perdagangan dilantik menjadi Camat Gayam, lalu Waji, jabatan sebelumnya Camat Trucuk dilantik menjadi Camat Ngasem, dan Hari Kristianto, jabatan sebelumnya Kepala Bagian Umum dilantik menjadi Camat Tambakrejo. Sementara Camat Ngasem, Mahmudi dilantik menjadi Kepala Bagian Umum, Setda Bojonegoro. [lus/but]

25 Pejabat Eselon IV yang dimutasi antara lain:
1. Mahmudin (IV/b) jabatan Baru Kabag Umum dan Keuangan Setda
2. Heri Widodo (IV/b) Jabatan Baru Kabag Pembangunan Setda
3. Masirin (IV/a) Jabatan Baru Kabag Humas dan Protokol Setda
4. Sri Nurma (IVa) Jabatan Baru Camat Kepohbaru
5. Waji (IV/b) Jabatan Baru Camat Ngasem
6. Heru Sugiharto (IV/a) Jabatan Baru Camat Trucuk
7. Agus Haryana Panca Putra (IV/b) Jabatan Baru Camat Gayam
8. Didit Sugiarto (IV/b) Jabatan Baru Camat Baureno
9. Hari Kristianto (IV/a) Jabatan Baru Camat Tambakrejo
10. Imam Cahyono (IV/b) Jabatan Baru Camat Temayang
11. Biyanto (IV/a) Jabatan Baru Camat Sekar
12. Husnan (IV/a) Jabatan Baru Camat Balen
13. Triguno (IV/a) Jabatan Baru Camat Gondang
14. Djuwana Poerwiyanto (IV/b) Jabatan Baru Sekretaris Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa
15. Gunardi (VI/b) Jabatan Baru Sekretaris Dinas Penanaman Modal dan PTSP
16. Lasujono (IV/b) Jabatan Baru Sekretaris Dinas Perpustakaan dan Kearsipan
17. Fajar Yudhi (IV/b) Jabatan Baru Sekretaris Dinas PU Sumber Daya Air
18. Retno Wulandari (IV/a) Jabatan Baru Sekretaris Dinas PU Bina Marga dan Penataan Ruang
19. Sukemi (IV/b) Jabatan Baru Sekretaris Dinas Perdagangan
20. Dilli Tri Wibowo (IV/a) Jabatan Baru Sskretaris Badan Pendapatan Daerah
21. Luluk Alifah (IV/a) Jabatan Baru Sekretaris Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD)
22. Fathin Hamamah (IVa) Jabatan Baru Kabid Pajak Daerah, Badan Pendapatan Daerah
23. Achmad Suryadi (IV/a) Jabatan Baru Kabid Informasi, Penilaian Kinerja, dan Penghargaan Aparatur Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan
24. Anang Prasetyo Adi (IV/a) Jabatan Baru Kabid Informasi, Penilaian Kinerja, dan Penghargaan Aparatur Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan
25. Ahmad Bustanaul (III/c) Jabatan Baru Kabid Pengelolaan Aset Daerah Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah.

Apa Reaksi Anda?

Komentar