Politik Pemerintahan

Pelantikan Ditunda, Sekda Bakal Jadi Plh Bupati Ponorogo

Sekda Agus Pramono bakal mengisi kekosongan kepemimpinan menjadi Plh Bupati Ponorogo. (Foto/Endra Dwiono)

Ponorogo (beritajatim.com) – Pelantikan bupati dan wakil bupati terpilih untuk Kabupaten ditunda. Sedianya pelantikan akan digelar pada tanggal 17 Februari 2021, ditunda hingga akhir bulan ini.

“Pasti tanggalnya kapan, kami belum tahu. Penundaan ini memang ada pertimbangan dari kementerian dalam negeri,” kata Sekda Agus Pramono, Selasa (16/2/2021).

Pemerintah Pusat, kata Agus menghendaki pelantikan dilakukan secara serentak. Selama ini, kota/kabupaten yang menggelar Pilkada banyak yang sudah siap. Namun, juga ada beberapa daerah yang memang belum kelar syaratnya.

“Dalam hal ini, ada daerah yang belum mampu mengusulkan secara tertulis ke Kementerian Dalam Negeri untuk diterbitkan surat keputusan (SK) secara bersama-sama,” katanya.

Adanya gugatan sengketa Pilkada ke Mahkamah Konstitusi juga turut mempengaruhi ditundanya pelantikan kepada daerah terpilih tersebut. Menurut informasi, kata Agus ada sekitar 12-15 daerah di seluruh Indonesia yang usulannya belum beres. Mereka saat ini memacu, suapaya diakhir bulan Februari nanti bisa dilakukan pelantikan serentak.

Penundaan pelantikan ini menyebabakan kekosongan kepemimpinan di bumi reyog. Sebab, bupati dan wakil bupati sebelumnya masa tugasnya berakhir pada tanggal 17 Februari 2021. Rencana, kekosongan ini akan diisi oleh pelaksana harian (Plh) bupati yang dilakukan oleh sekretaris daerah. Untuk Ponorogo, kata Agus Pemkab Ponorogo dalam hal ini diwakili Kabag Pemerintahan hari ini ke Pemerintah Provinsi Jawa Timur untuk mengambil SK Pelaksana harian (Plh) tersebut.

“Insya Allah setelah diambil, dilihat secara yuridis dan fakta yang ada. Mulailah ada Plh. Bupati yang diisi oleh Sekda,” pungkasnya. [end/but]



Apa Reaksi Anda?

Komentar