Politik Pemerintahan

Pelaku Usaha Inginkan Cabup-Cawabup Gresik Memajukan UMKM

Gresik (beritajatim.com) – Pelaku usaha UMKM Gresik menginginkan Cabup M.Qosim-Cawabup Asluchul Alif (QA) memajukan usaha di sektor UMKM kreatif. Untuk mendorong mereka agar berkembang, paslon nomor urut 1 ini
menawarkan solusi kemudahan perizinan, pembinaan, pendanaan, hingga pemasaran produk UKM.

Saat berdialog dengan pelaku usaha UMKM, QA menyebutkan, di tingkat birokrasi perlu ada sinkronisasi antarorganisasi perangkat daerah (OPD). Sinkronisasi dapat membuat perkembangan UMKM semakin pesat.

“Jadi tidak hanya Dinas Koperasi Perindustrian dan Perdagangan (Diskoperindag), ada peran dari Dinas Perizinan dan pihak eksekutif agar UMKM bisa lebih maju lagi,” ujar Cawabup Alif, Minggu (18/10/2020).

Menurutnya, saat ini jumlah pelaku UMKM di Kabupaten Gresik mencapai 178 ribu. Jumlah sebanyak itu secara bergantian dipromosikan kepada seluruh masyarakat. Tidak hanya masyarakat dari Gresik. Namun, juga ke level regional dan nasional melalui marketplace dan virtual.

Salah satu pelaku usaha UMKM, Nurlaili asal Bungah, Gresik menyambut positif gagasan yang disampaikan Cawabup Alif. Menurutnya, dirinya mengaku membutuhkan modal untuk mengembangkan usahanya.

“Saya punya usaha rumahan berupa pentol.Tapi, kendalanya saya kurang modal. Jika bapak terpilih apa program yang dilakukan memajukan UMKM,” ungkapnya.

Warga lainnya, Lilik asal Desa Cangga’an Ujungpangkah mengatakan, di desanya banyak sekali tanaman gadung. Oleh warga, tumbuhan berumbi ini kemudian dijadikan keripik gadung.

“Kami kesulitan pada pemasaran. Sehingga harga jualnya murah,” katanya.

Menanggapi persoalan tersebut, Cawabup Alif menjelaskan bahwa, Qosim-Alif mempunyai program yang mendukung usaha warga. Salah satunya dengan Kartu UMKM Bangkit. Kartu ini membantu para pelaku usaha memiliki ijin, permodalan dan pemasaran.

“Kenapa harus pakai kartu. Sebab, data pelaku usaha akan tersistem dan jelas. Sehingga bantuan dari pemerintah daerah terukur dan sesuai dengan kebutuhan warga,” pungkasnya.

Selain itu, nanti Qosim-Alif akan mewajibkan toko modern atau waralaba menjual produk-produk unggulan warga Gresik. “Tentu nanti pelaku UMKM diberi pelatihan dan pendampingan. Agar produk yang dijual memiliki kualitas dan punya brand,” urainya.

Hal senada juga dikemukakab Cabup Gresik M.Qosim meminta agar para pendukungnya tetap mengedepankan sopan santun dalam segala hal. Tak terkecuali dalam berkampanye program-program QA.

“Jangan sampai politik menghalalkan segala cara. Mari secara bersama-sama memajukan Gresik,” tandasnya. [dny/but]





Apa Reaksi Anda?

Komentar