Politik Pemerintahan

Pejabat Pemkab Jember Didemisionerkan

Ketua DPRD Jember Itqon Syauqi

Jember (beritajatim.com) – Empat orang pejabat pemerintah kabupaten menemui Itqon Syauqi, Ketua DPRD Jember, Jawa Timur, Senin petang (11/1/2021). Mereka mengadu soal pergantian sejumlah pejabat aparatur sipil negara yang dilakukan Bupati Faida, kendati sudah ada larangan mutasi dari Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian hingga calon bupati terpilih dilantik.

Empat pejabat itu adalah Eko Heru Sunarso (Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa), Widi Prasetyo (Pelaksana Tugas Kepala Dinas Sosial), Ratno Cahyadi Sembodo (Kepala Bagian Hukum), dan M. Djamil (Kepala Dinas Koperasi dan UMKM). Mereka semua sudah diberhentikan oleh Bupati Faida dari jabatan masing-masing.

Mereka mempertanyakan terbitnya peraturan bupati pada tahun 2021 yang mengatur kedudukan dan susunan organisasi tata kerja (KSOTK). “Menurut undang-undang, yang punya kewenangan mutlak mengundangkan (peraturan bupati) itu adalah sekretaris daerah. Kala bukan sekretaris daerah yang mengundangkan, maka produk ini tidak benar,” kata Widi, usai pertemuan.

Gara-gara adanya perbup tersebut, menurut Widi, semua pejabat pun didemisionerkan atau diberhentikan dalam tugas dan terbit surat keputusan pelaksana tugas. “Kami jadi ragu-ragu. Padahal kami memberikan pelayanan kepada masyarakat. Dampaknya adalah pelayanan terhadap masyarakat,” katanya.

“Harapan kami, hal semacam ini harus segera disikapi pimpinan DPRD Jember. Kami serahkan sepenuhnya kepada Ketua DPRD Jember apa-apa yang terjadi. Kami ASN siap menjaga kondusivitas Pemerintah Kabupaten Jember,” kata Widi.

Widi berharap DPRD Jember segera mengambil langkah strategis. Dia mengingatkan, kepastian hukum sangat diharapkan. “Harapan kami agar segera ada kepastian hukum,” katanya. [wir/ted]



Apa Reaksi Anda?

Komentar