Politik Pemerintahan

Pejabat Pemkab Bojonegoro Jalani Rapid Test, Hasilnya Belum Diumumkan

Foto ilustrasi

Bojonegoro (beritajatim.com) – Sejumlah Kepala Organisasi Perangat Daerah (OPD) di lingkup Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro menjalani pemeriksaan. Hal itu untuk mengetahui ada tidaknya pejabat yang terjangkit virus corona.

Sekretaris Daerah Kabupaen Bojonegoro, Nurul Azizah mengatakan, pemeriksaan untuk mendeteksi terpaparnya virus corona atau tidak di lingkungan ASN Pemkab Bojonegoro dilakukan pada pejabat Kepala OPD, Pejabat Eselon 2 dan 3. “Hari ini ada pemeriksaan (rapid tes) pejabat Kepala OPD, eselon 2 dan 3,” ujarnya, Selasa (28/4/2020).

Namun reporter beritajatim.com belum mendapat jawaban hasil dari pemeriksaan tersebut. Juru Bicara Tim Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Kabupaten Bojonegoro Masirin mengaku juga belum mendapat data terkait pemeriksaan tersebut.

“Belum ada data yang saya terima,” kata Masirin dalam pesan singkat yang dikirimnya. Dia mengaku juga sudah menjalani tes dan hasilnya negatif. “Aman, Mas,” tambahnya

Sekadar diketahui, sebaran Covid-19 di Kabupaten Bojonegoro pada Selasa, 28 April 2020 jumlah ODR sebanyak 37.311 orang, OTG sebanyak 216 orang, ODP dipantau 40 orang dan PDP empat orang meninggal 3 orang. Sedangkan yang positif dan masih dirawat sebanyak tujuh orang.

Jumlah ODP bertambah di Kecamatan Dander, Bojonegoro, Kalitidu, Kepohbaru dan Ngasem, masing-masing satu orang. Untuk tambahan empat orang PDP berada di Kecamatan Kepohbaru dua orang dan Kecamatan Bojonegoro dan Trucuk satu orang. [lus/suf]





Apa Reaksi Anda?

Komentar