Politik Pemerintahan

Pejabat Eselon II Gresik Dag Dig Dug Tunggu Hasil Uji Kompetensi

Foto: Ilustrasi

Gresik (beritajatim.com) – Sebanyak 19 pejabat eselon II di lingkup Pemkab Gresik merasa dag dig dug. Mereka menunggu hasil uji kompetensi yang telah dilalui pada 8 April 2021 lalu.

Perlu diketahui, uji kompetensi atau assesmen itu dalam rangka melihat kompetensi para pimpinan organisasi perangkat daerah (OPD) dalam bidangnya. Namun, tidak semua eselon II mengikuti asesmen ini. Pejabat yang satu tahun menjelang purna tugas tidak mengikuti uji kompetensi.

Penjabat (Pj) Sekda Gresik Abimanyu Pontjoatmojo Iswinarno menuturkan, hasil assesmen itu memang belum keluar meski pelaksanaan uji kompetensi hanya berlangsung satu hari. Karena itu, hasil tersebut belum bisa diserahkan ke Bupati Fandi Akhmad Yani (Gus Yani).

Abimanyu menyebut, hasil dari uji kompetensi itu diperkirakan keluar dalam minggu-minggu ini. Setelah keluar nanti, tentunya oleh Badan Kepegawaian Daerah (BKD) langsung diserahkan ke bupati.

Disaat yang sama, Pemkab Gresik juga tengah meminta izin melakukan pengisian beberapa jabatan yang kosong ke Kemendagri karena ada beberapa pejabat eselon II memasuki purna tugas. Namun, meski surat tersebut sudah dikirim berminggu-minggu, pemkab belum juga mendapatkan balasan.

Beberapa jabatan strategis yang kosong diantaranya Kepala BPPKAD. Pasalnya, pada bulan Mei 2021 sudah purna tugas.

“Terkait Kepala BPPKAD kami juga masih menunggu balasan dari surat izin yang sudah kami kirimkan ke Kemendagri,” ujar Abimanyu, Jumat (16/04/2021).

Abimanyu menyebut, untuk posisi Kepala BPPKAD memang sangat strategis. Mengingat, posisi itu juga sebagai bendahara daerah. Dirinya menyebut untuk fungsi bendahara itu apabila sangat tidak mendesak tidak diizinkan untuk diisi oleh Plt.

“Karena menyangkut kebendaharaan, jadi sebisa mungkin harus definitif. Hal ini kita sedang mengupayakan,” pungkasnya. [dny/but]


Apa Reaksi Anda?

Komentar