Politik Pemerintahan

Pejabat Disdik Sampang yang Ditangkap Kejari Ternyata Masuki Usia Batas Pensiun

Sampang (beritajatim.com) – AR, pejabat Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Sampang yang ditangkap kejaksaan setempat, ternyata telah mengantonggi Surat Keputusan (SK) pensiun dari Pegawai Negeri Sipil.

“Iya yang bersangkutan sekarang memasuki masa pengabdian batas usia pensiun atau BUP,” terang Arif Lukman Hakim, Kabid Mutasi, Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM), Senin (29/7/2019).

Lebih lanjut Pria yang akrap disapa Yoyok ini menjelaskan, SK pensiun sudah dipegang yang bersangkutan. “Mengenai proses hukum yang menjerat AR, menunggu putusan aparat penegak hukum jika memang terbukti bersalah bisa saja SK pensiun itu dibatalkan, tetapi saat ini AR masih memasuki UBP dan remsi pensiun tertanggal 1 Januari 2020 nanti,” ujarnya.

Sekedar diketahui, dua pegawai Disdik Sampang yakni Kasi Sarana dan Prasarana (Sarpras) Bidang Sekolah Dasar (SD) AR dan staf MW yang diamankan oleh petugas Kejari Sampang diduga terlibat penarikan fee proyek pengerjaan Ruang Kelas Baru (RKB) di SDN 2 Banyuanyar dengan anggaran senilai Rp 1,4 miliar dari APBN Ta 2019. Keduanya diciduk di Jalan Mutiara, Kelurahan Banyuanyar, Kecamatan Sampang, usai mendatangi kepsek SDN 2 Banyuanyar, sekitar pukul 09.30 wib, Rabu 24 Juli 2019 kemarin beserta sejumlah barang bukti diantaranya uang tunai Rp 75 juta.[sar/kun]





Apa Reaksi Anda?

Komentar