Politik Pemerintahan

Pegang Persyaratan Kunci, Malik Effendy Daftar Bacabup Sumenep Melalui Partai Demokrat

Malik Effendy menyerahkan berkas pendaftaran sebagai bakal Calon Bupati Sumenep melalui Partai Demokrat

Sumenep (beritajatim.com) – Malik Effendy resmi mendaftarkan diri sebagai bakal calon bupati (bacabup) Sumenep dengan mengembalikan formulir pendaftaran ke desk Pilkada 2020 Pertai Demokrat, Selasa (28/01/2020).

Didampingi timnya, mantan anggota DPRD Jawa Timur ini menyerahkan seluruh berkas dan dokumen yang disyaratkan untuk mendaftar sebagai bacabup dari Partai Demokrat. “Alhamdulillah, semua persyaratan sudah saya lengkapi. Tinggal satu syarat saja, yakni hasil survei. Insya Allah lembaga survei yang kami gunakan akan mulai bergerak pada Februari 2020,” kata Malik Effendy.

Politisi PAN ini mengaku telah memegang persyaratan kunci, yakni mengantongi rekomendasi DPP PAN. Artinya, apabila Partai Demokrat nanti memberikan rekomendasi padanya, maka berarti sudah cukup persyaratan untuk mengusung calon sendiri.

“Di DPRD Sumenep, PAN punya 6 kursi. Demokrat 7 kursi. Kalau Demokrat mempercayakan rekomendasi itu pada saya, ya selesai sudah. Karena saya sudah mengantongi rekomendasi DPP PAN. Jadi sudah memenuhi syarat KPU untuk mengusung calon sendiri,” ujarmya optimis.

Lebih lanjut, Malik mengaku secara intens telah melakukan komunikasi dengan beberapa partai lain, untuk menjajagi kemungkinan berkoalisi dalam Pilbup 2020. “Dengan Partai Demokrat, kami komunikasi intens. Dengan partai lain pun kami tidak menutup komunikasi untuk peluang koalisi,” tandasnya.

Untuk penjaringan bacabup/bacawabup, tercatat ada 11 orang yang mengambil formulir ke sekretariat desk Pilkada 2020 Partai Demokrat.

Dari 11 orang yang mengambil formulir tersebut, 8 diantaranya mendaftar sebagai bakal calon bupati dan 3 lainnya memilih posisi bakal calon wakil bupati. Delapan orang yang mengambil formulir sebagai bacabup adalah Fattah Jasin, Malik Effendi, Sungkono Sidik, Donny M. Siradj, dan DI. Fajar. Selain itu, yang juga mendaftar sebagai bacabup adalah KH Moh. Salahudin Warits, Azasi Hasan, dan Abd. Azis Salim Syabibi. Sedangkan yang mendaftarkan diri sebagai bacawabup adalah Suhartono, M. Sajali, dan Indra Wahyudi.

Sekretaris Desk Pilkada 2020 Partai Demokrat, Sutomo menjelaskan, ada waktu 7 hari untuk pengembalian formulir bacabup dan bacawabup,.yakni mulai 28 Januari – 3 Februari 2020. “Untuk pengembalian formulir ini tidam bisa diwakilkan. Jadi bakal calon harus mengembalikan sendiri ke desk Pilkada,” ujarnya. (tem/kun)

Apa Reaksi Anda?

Komentar