Politik Pemerintahan

Pedagang Pasar Gresik Kembali Ditarik Retribusi

Gresik (beritajatim.com) – Pedagang Pasar Gresik kembali ditarik retribusi oleh Dinas Koperasi Perindustrian dan Perdagangan (Diskoperindag) setempat. Langkah ini diambil karena sudah masa transisi kehidupan normal meski pandemi Covid-19 belum berakhir.

Kepala Seksi (Kasi) Peredaran Barang dan Perlindungan Konsumen Dinas Koperasi Perindustrian dan Perdagangan (Diskoperindag) Gresik, Subadriyah menuturkan, retribusi kembali diberlakukan kepada pedagang pasar. Terhitung sejak minggu awal bulan ini.

“Insentif berupa pembebasan biaya retribusi bagi pedagang Pasar Gresik berakhir dan hanya berlaku selama tiga bulan. Mulai Mei hingga Juni 2020,” tuturnya, Kamis (6/08/2020).

Ia menambahkan, terhitung mulai bulan ini. Tak ada lagi insentif bagi pedagang pasar. Pasalnya, secara perlahan kondisi kehidupan transisi new normal sudah diberlakukan.

Sebelumnya, selama pemberi insentif diberikan kepada para pedagang. Pendapatan Pemkab Gresik diklaim mengalami penurunan hingga Rp 800 juta per bulan. Nilai nominal tersebut, diberikan kepada 4.183 pedagang yang ada di 7 pasar yang dikelolah Pemkab Gresik.

Selain pedagang pembebasan insentif juga diberikan kepada pedagang kaki lima (PKL) yang ada di Alun-Alun Gresik, Pujasera Ibnu Sina dan GKB serta pasar Senggol Gresik.

“Kami berharap dengan tidak diperpanjangnya insentif pembebasan retribusi ini membuat pedagang dan PKL semakin mandiri dalam menjalankan usahanya,” ungkap Badriyah.

Menurut dia, bagaimanapun hasil dari retribusi ini kembali ke masyarakat seperti digunakan untuk program pembangunan daerah. “Kami juga harus mengejar ketertinggalan pendapatan melalui sektor yang lain,” ungkap Badriyah.

Sementara, salah satu pedagang Pasar Baru Gresik, Suliati (40) menyatakan dirinya tidak bisa berbuat banyak dengan aturan yang baru ini. Sebab, selama Covid-19 pembelinya masih belum ramai. “Mau bagaimana lagi mas lha wong aturannya begitu. Ditarik retribusi lagi ya kami bayar,” pungkas pedagang kelontong sambil menata dagangannya. [dny/kun]





Apa Reaksi Anda?

Komentar