Politik Pemerintahan

PDIP Rekom Dhito-Dewi di Pilbup Kediri, DPP Ancam Sanksi Bagi Pembangkang

Hanindhito -Dewi di Pilbup Kediri

Kediri (beritajatim.com) – Hanindhito Himawan Pramana Putra Sekretaris Kabinet Pramono Anung, resmi memperoleh rekomendasi PDIP untuk maju di Pilbup Kediri 2020. Hanindhito yang akrab disapa Mas Dhito akan bergandengan dengan Ketua Fatayat NU Kabupaten Kediri, Dewi Maria Ulfa.

DPP PDIP menginstruksikan seluruh jajaran partai DPC PDIP Kabupaten Kediri untuk memperjuangkan terpilihnya pasangan Dhito-Dewi. Dalam surat instruksi tersebut, DPP mengancam akan memberikan sanksi organisasi kepada mereka yang tidak mengindahan instruksi dengan melakukan aktivitas diluar kebijakan partai.

Pelaksana Tugas Ketua DPC PDIP Kabupaten Kediri, Kanang Budi Sulistyo membenarkan surat instruksi tersebut. “Memang rekomendasi itu untuk Mas Dhito dan sudah tidak perlu dipertentangkan lagi,” kata Mbah Kanang, panggilan akrab Bupati Ngawi itu, Kamis (9/7/2020).

Surat rekomendasi DPP PDIP tertanggal 1 Juli 2020 itu berisikan lima poin. Diantaranya, tentang rekomendasi PDIP untuk pasangan Hanindhito Himawan Pramana sebagai calon Bupati Kediri dan Dewi Maria Ulfa, sebagai calon wakil Bupati Kediri 2020-2025.

Poin lainnya tentang instruksi kepada DPC PDIP Kabupaten Kediri untuk mendaftarkan pasangan tersebut ke KPU setempat.

Surat Instruksi DPP PDIP berisi rekomendasi Dhito-Dewi.

Terkait dengan adanya surat instruksi itu, menurut Mbah Kanang, PDIP akan menindaklanjuti dengan membentuk tim pemenangan. Adapun formasinya terdiri dari dua tim. Pertama tim formal yang bekerja untuk mendaftarkan pasangan Dhito-Dewi ke KPU hingga penentuan juru kampanye.

Kemudian tim kedua disebut sebagai tim internal. Keberadaanya untuk menggerakan mesin partai hingga tingkatan paling bawah.

“Untuk tugas Mas Dhito sendiri yang pertama adalah harus turun ke bawah. Mas Dhito harus mendengarkan apa maunya masyarakat Kabupaten Kediri. Perubahan apa yang diharapkan, apakah sistem pemerintahan atau birokrasi, pendidikan, sosial dan sebagainya. Ini merupakan tantangan buat Mas Dhito,” pesan Mbah Kanang.

Dhito bersama Dewi diharapkan segera turun ke bawah (tuba). Mereka harus menyerap aspirasi masyarakat untuk membangun Kabupaten Kediri. Dalam upaya menjaring aspirasi itu, Mbah Kanang, berpesan agar menyentuh semua lapisan masyarakat.

“Begitu muncul Mas

Dhito, beberapa partai sudah merekomendasi. Selain itu banyak tokoh-tokoh yang kini mengundang Mas Dhito untuk hadir dalam wadah komunikasi. Nanti jawabanny,a Mas Dhito apa sesuai yang dikehendaki oleh masyarakat. Dan kami berharap masyarakat dapat menyampaikan original aspirasnya. PDIP sebagai tulang punggungnya bersama partai-partai lain akan menjadi sayap yang bisa membantu memfasilitasi jaring aspirasi itu kepada para tokoh masyarakat, tokoh ulama, dan tokoh organisasi,” ucapnya.

Selain PDIP, pasangan Dhito-Dewi dikabarkan diusung oleh koalisi sejumlah partai politik. Ada beberapa partai berbasis agama yang telah mengeluarkan surat rekomendasi untuk keduanya. Bahkan, kabarnya mayoritas partai telah merestui mereka, sehingga memunculkan adanya wacana calon tunggal dalam Pilbup Kediri 2020 ini. [nm/ted]





Apa Reaksi Anda?

Komentar