Politik Pemerintahan

PDIP Jember: Citra Dizalimi Gara-gara Pemakzulan Itu Rumus Kuno

Sekretaris Dewan Pimpinan Cabang PDI Perjuangan Jember Bambang Wahjoe berdiri di podium

Jember (beritajatim.com) – Pemakzulan oleh DPRD Jember, Jawa Timur, berpotensi digunakan Bupati Faida untuk membangun citra terzalimi di mata masyarakat. Namun PDI Perjuangan tak khawatir dengan hal tersebut.

Usulan pemakzulan Bupati Faida sudah resmi dilakukan dalam sidang paripurna DPRD Jember, Rabu (22/7/2020) lalu. “Faida bisa saja memanfaatkan psikologi politik masyarakat pemilih untuk membangun simpati,” kata Pengajar komunikasi politik Universitas Jember, Muhammad Iqbal.

Namun, Sekretaris Dewan Pimpinan Cabang PDI Perjuangan Jember Bambang Wahjoe berpikir sebaliknya. “Kalau dia membangun citra sebagai sosok yang dizalimi, saya pikir itu rumus kuno. Mencari simpati dengan membangun opini bahwa dia dizalimi itu cara-cara kuno,” katanya, di sela-sela peringatan Peristiwa 27 Juli, di kantor cabang, Senin (27/7/2020).

“Yang jelas kenapa dia mendaftar calon bupati lewat jalur independen, itu karena sejak awal dia berkuasa, tidak ada komunikasi dengan partai. Kalau mau jujur, dia juga tidak merasa perlu dengan partai, walau di beberapa kesempatan dia mengatakan selalu berkomunikasi dengan partai. Partai yang mana, saya juga tidak tahu,” kata Bambang.

Bambang menyatakan selama jadi sekretaris DPC PDI Perjuangan Jember, Faida tidak pernah berkomunikasi dengan pihaknya. Padahal PDI Perjuangan adalah partai yang memberangkatkan Faida dalam pemilihan bupati lima tahun lalu.

Faida memang sempat muncul dalam acara yang digelar Dewan Pimpinan Pusat PDI Perjuangan. Bambang mengatakan itu bukan hal yang mengherankan. “PDI Perjuangan selalu melibatkan kepala daerah dan wakil kepala daerah yang diberangkatkan dari partai. Itu sebenarnya satu upaya PDI Perjuangan terus menyadarkan bahwa kepala daerah yang diberangkatkan dari PDI Perjuangan punya kewajiban mutlak, bagaimana kesejahteraan di kotanya bisa tercipta,” kata Bambang. [wir/but]





Apa Reaksi Anda?

Komentar