Politik Pemerintahan

PDIP Jatim: Pilwali Surabaya Belum Final Whisnu Sakti Buana

Surabaya (beritajatim.com) – Ketua DPD PDI Perjuangan Jatim, Kusnadi ikut buka suara terkait Pilwali Surabaya yang akan digelar pada September 2020. Apakah sudah final nama Wakil Walikota Surabaya sekaligus Ketua DPC PDIP Kota Surabaya, Whisnu Sakti Buana yang diusung maju di Pilwali?

“Belum ada final (Whisnu Sakti Buana), prosesnya saja belum kok. Pertandingannya belum mulai, kok sudah final. Prosesnya saja belum. Tentunya harapan kita, Kota Surabaya ini karena sejarah dari masa reformasi, Surabaya ini dipegang oleh PDIP. Maka kemudian untuk Pilkada tahun 2020, jangan sampai lepas dari PDIP. Karena ini juga berhubungan dengan harga diri kita,” tegas Kusnadi yang didampingi Sekretaris PDIP Jatim, Sri Untari saat konferensi pers Konfercab Serentak PDIP se-Jatim, Jumat (5/7/2019).

Siapa kandidat yang akan diusung PDIP untuk Pilwali Surabaya? “Kita perlu ekstra hati-hatilah. Surabaya ini adalah kota pelajar, di mana rasionalitasnya masyarakat begitu tinggi. Kita memang perlu cermat, perlu hati-hati siapa yang akan dicalonkan. Untuk targetnya yang pasti Kota Surabaya, tetap PDIP yang pegang,” tukasnya.

Kusnadi juga menjelaskan, tidak menutup kemungkinan calon kepala daerah yang diusung untuk Pilwali Surabaya dan pilkada lainnya, antara pilihan DPC, DPD dan DPP berbeda. “Bisa beda-beda. Tapi apapun keputusan tetap ada pada DPP. Apa yang kita usulkan, belum tentu diterima DPP. Secara prinsip, jangan sampai lepas untuk Kota Surabaya,” kata Kusnadi.

“Syukur Alhamdulillah kalau yang bisa mempertahankan adalah kader internal, tapi kalau tidak bisa dan ada orang lain yang lebih mampu, kenapa tidak? Saya tidak bicara orang per orang, siapapun boleh. Kalau ditanya sekarang siapa calonnya, memang belum ada, karena memang belum mulai proses penyaringan, penjaringan dan pendaftarannya,” pungkasnya. [tok/suf]

Apa Reaksi Anda?

Komentar