Politik Pemerintahan

PDIP Jatim Maksimalkan Kampanye Digital untuk Hindari Kerumunan Massa

Sekretaris DPD PDI Perjuangan Jawa Timur, Sri Untari Bisowarno.

Malang (beritajatim.com) – Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Jawa Timur memaksimalkan kampanye digitial atau model virtual dalam pemilihan kepala daerah 2020 di 19 kabupaten atau kota di Jatim. Mereka mengaku akan patuh dengan aturan dari KPU.

“Kampanye virtual kita lakukan sesuai yang disampaikam oleh KPU. Daerah yang sulit dijangkau kita tetap lakukan tatap muka. Yang harus tatap muka kan tidak harus paslon, ada tim sukses. Jadi yang tidak menguasai digital tetap disapa dengan tatap muka,” papar Sekretaris DPD PDI Perjuangan Jawa Timur, Sri Untari Bisowarno.

Sri Untari mengungkapkan, kampanye virtual harus dilakukan karena masih dalam kondisi pandemi Covid-19. Untuk PDIP sendiri model kampanye virtual menjadi tantangan mereka. Sebab, selama ini partai berlambang banteng moncong putih ini akrab dengan kampanye akbar yang mendatangkan jumlah masa besar disetiap kegiatau Pemilu.

“Tantangannya biasanya kita hore-hore, jadi kurang bersemangat. Tetapi kita berusaha secara virtual memanfaatkan teknologi,” ujar Sri Untari.

Sri Untari mengatakan, dari segi biaya jelas kampanye model virtual lebih murah ketimbang kampanye akbar. Dari 19 daerah di Jatim, 13 daerah menjadi priotitas kemenangan PDIP untuk masing-masing paslon yang mereka usung.

“Jelas biaya kampanye akan turun dari model kampanye biasanya. Di Jawa Timur kami punya paslon di 19 kabupaten dan kota, kami ditarget oleh DPP menang di 13 kabupaten dan kota,” kata Sri Untari. [luc/but]





Apa Reaksi Anda?

Komentar