Iklan Banner Sukun
Politik Pemerintahan

PDAM Gresik Terima Komplain dari Pelanggan

Gresik (beritajatim.com) – Pelanggan rumah tangga Perumda Giri Tirta Gresik kembali dapat komplain. Hal ini karena air yang disalurkan keruh dan juga sering mati.

Terkait dengan pelayanan yang mengecewakan itu, pelanggan sudah menghubungi layanan pengaduan. Baik melalui aplikasi dan mendatangi kantor Perumda Giri Tirta di Jalan Permata Perum Graha Bunder Asri, Kebomas, Gresik.

Di kantor BUMD milik Pemkab Gresik tersebut sudah banyak pengaduan warga mengenai distribusi air ke rumah warga.

Sayangnya kendati sudah dibuka layanan pengaduan, perusahaan tersebut masih belum bisa diterima masyarakat sepenuhnya. Tidak sedikit yang menuangkan kekesalan terhadap layanan air Perumda Giri Tirta Gresik di media sosial.

Kondisi itu, dialami warga Desa Dahanrejo, Kecamatan Kebomas, Gresik. Pelanggan PDAM setenpat mati sejak kemarin sore. Salah satu pelanggan bernama Bram harus mandi menggunakan air hujan.

Ada dua ember besar diletakkan di teras. Menadah air hujan untuk keperluan mandi. Kran air di dalam kamar mandi dibiarkan menyala meski tidak keluar air.

“Ya terpaksa menadah menggunakan ember saat ada hujan, katanya, Rabu (01/12/2021).

Saat airnya mati, pria berusia 28 tahun itu sudah menghubungi pedagang air tangki. Tapi daftar tunggunya sudah panjang, banyak warga di wilayah Desa Suci, Kecamatan Manyar memesan air. Karena mengalami hal yang serupa sehingga tidak terlayani juga.

Sebelumnya, air Perumda Giri Tirta keruh. Berwarna coklat kadang hitam. Saat itu, Perumda Tiri Tirta menyebut dampak hujan mempengaruhi bahan baku air.

Mengenai hal ini, Dirut Perumda Giri Tirta, Siti Aminatus Zariah menuturkan, ada masalah connect pipa sehingga distribusi air terganggu.

“Insya Allah pukul 24.00 tadi malam sudah selesai,” tuturnya. [dny/but]


Apa Reaksi Anda?

Komentar

beritajatim TV

Monstera Cafe, Tempat Kopi Hits di Puncak Kota Batu

APVI Tanggapi Soal Kenaikan Cukai Rokok Elektrik

Anoa Dataran Rendah Koleksi KBS Mati