Politik Pemerintahan

PD Muhammadiyah Jember Minta Polisi Usut Surat ‘PC Muhammadiyyah’

Jember (beritajatim.com) – Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah Jember Kusno meminta kepada polisi agar mengusut surat yang mengatasnamakan Pengurus Cabang Muhammadiyyah Kabupaten Jember.

“Dengan harapan supaya tidak menimbulkan keresahan dalam kehidupan keberagamaan di Kabupaten Jember,” kata Kusno, Rabu (29/1/2020).

Dalam surat yang beredar di media sosial itu tertulis tantangan debat soal pembacaan zikir bersama, tahlil, tawasul, dan lain-lain. “Yang menurut kami semua itu bertentangan dengan ajaran-ajaran yang sudah dibawa oleh Rosulullah,” demikian tulis surat itu.

Dialog atau debat ini dijadwalkan pada Senin, 27 Januari 2020 jam 18.00 WIB. Lokasi acara diserahkan kepada kiai atau ustadz tanpa menyebutkan identitas yang dimaksud.

Catatan kaki surat tersebut bernada provokatif. ‘Apabila kiai/ustadz kalah dalam dialog/debat tersebut maka kami mohon kepada kiai sekiranya anggota kiai ikut kami dalam ormas Muhammadiyah’.

Kusno mengatakan, pihaknya tak pernah menerbitkan surat itu. “Surat itu hoaks, tidak benar. Di Kabupaten Jember tidak ada pengurus cabang, yang ada Pimpinan Daerah Muhammadiyah Kabupaten Jember,” katanya.

Kusno berharap kepada seluruh pimpinan, kader, dan warga Muhammadiyah agar tidak berlebihan menanggapi surat tersebut. “Biarkan itu jadi ranah kepolisian untuk melakukan tugas sesuai yang diamanatkan UU,” katanya. [wir/suf]

Apa Reaksi Anda?

Komentar