Politik Pemerintahan

PCNU Lamongan Gelar Musyker di Yogyakarta, Mengapa?

Musyker ke-2 yang digelar PCNU Lamongan di Yogyakarta, 11-12 Februari 2022.

Yogyakarta (beritajatim.com) – Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Lamongan menggelar Musyawarah Kerja (Musyker) ke-2 selama 2 hari, pada tanggal 11-12 Februari 2021, di Hotel Matahari, Daerah Istimewa Yogyakarta.

Musyker yang diikuti sebanyak 200 peserta delegasi dari PCNU, MWC NU, dan Pimpinan Badan Otonom NU ini dibuka langsung oleh KH. Salim Azhar, selaku Rais Syuriah PCNU Lamongan.

Turut hadir dalam kegiatan Musyker ke-2 ini di antaranya, HM. Koderi selaku Perwakilan PWNU Jawa Timur dan KH. Abdul Rouf selaku Wakil Bupati Lamongan.

Dalam kesempatan ini, Rais Syuriah PCNU Lamongan mengungkapkan, bahwa ini merupakan kali pertamanya PCNU Lamongan menggelar kegiatan di sebuah hotel. Hal itu lantaran kegiatan NU sebelumnya kerap diselenggarakan di pesantren.

Musyker ke-2 yang digelar PCNU Lamongan di Yogyakarta, 11-12 Februari 2022.

“Baru kali ini kita menggelar even NU di sebuah hotel, biasanya kita menggelarnya di pesantren,” ujar Kiai Salim, yang disambut senyum merekah oleh para hadirin.

Selain itu, Kiai Karismatik asal Sendangduwur Paciran ini juga menyampaikan mengenai 4 tips untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM), yakni meliputi keselamatan, keharmonisan, perekonomian, dan hablu-minallah.

Dalam kesempatan yang sama, Ketua Tanfidziyah PCNU Lamongan H. Supandi Awaluddin mengatakan, bahwa Musyker ke-2 PCNU ini sengaja digelar di Yogyakarta karena Lamongan kondisinya masih banjir.

“Musyker kali ini kita gelar di Yogyakarta karena Lamongan sedang banjir,” kelakar Kiai Supandi, yang juga disambut oleh gelak tawa para hadirin.

Lebih lanjut, Kiai Supandi menjelaskan, bahwa di tengah era industri 4.0 ini, PCNU Lamongan akan mengembangkan aplikasi digital demi menunjang administrasi organisasi.

Tak hanya itu, Kiai Supandi menambahkan, untuk bidang perekonomian, saat ini PCNU Lamongan sedang mendirikan seribu Gerai Kulakan (toko kelontong) di masing-masing dusun, yang disupport permodalan dan aplikasi digital.

“Oleh sebab itu, kita juga serukan kepada warga Nahdliyin untuk berinvestasi dengan menanam saham untuk pengembangan pabrik air minum dalam kemasan (AMDK) yang diproduksi oleh PCNU Lamongan,” imbuhnya.

Kemudian Kiai Supandi berharap kepada pengurus Lembaga Pendidikan (LP) Ma’arif NU agar segera melakukan pendataan dan pengembangan untuk madrasah atau sekolah afilisasi NU yang mengalami minimnya jumlah murid.

Di sisi lain, pihaknya juga mengapresiasi kepada Lembaga Kemaslahatan Keluarga (LKKNU) yang telah berkontribusi aktif dalam penanganan Covid-19. Serta kepada jajaran LAZISNU di sejumlah MWC NU dalam melakukan pengelolaan dana donasi Nahdliyin.

“Nantinya, PCNU Lamongan juga kembali akan menggelar sosialisasi pendataan asset pertanahan NU dengan membentuk tim dari masing-masing MWC NU,” terangnya. [riq/but]

Apa Reaksi Anda?

Komentar