Politik Pemerintahan

PCNU Jember Perkenalkan Ifan Ariadna Sebagai Kandidat Bupati

Abdullah Syamsul Arifin (kiri) dan Ifan Ariadna (kanan).

Jember (beritajatim.com) – Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama Jember, Jawa Timur, memperkenalkan pengusaha Ifan Ariadna sebagai kandidat bupati yang bakal didukung pada pemilihan kepala daerah tahun ini.

“Yang serius bersama-sama turun, minta doa restu kiai dan seluruh lapisan warga NU adalah orang di samping kiri saya ini. Ini yang akan diikhtiarkan. Kami berharap kita semua bertekad bersama-sama memperjuangkan apa yang akan diputuskan oleh Dewan Pimpinan Cabang PKB melalui rekom yang turun dari Dewan Pimpinan Pusat,” kata Ketua PCNU Jember KH Abdullah Syamsul Arifin.

Perkenalan ini dilakukan dalam silaturahim Ifan dengan pengurus cabang dan pengurus majelis wakil cabang Kecamatan Patrang, Sumbersari, Kaliwates, di Universitas Islam Jember, Rabu (6/5/2020) petang. Abdullah meminta NU tetap kompak dalam pilkada.

Abdullah ingin NU Jember menjadi mitra strategis pemerintah dalam memberdayakan masyarakat. “Salah satunya adalah berusaha orang yang sudah memiliki komitmen dan kesepahaman dengan NU untuk kita ikhtiarkan bersama-sama menjadi kepala daerah di Jember,” katanya.

Abdullah mengingatkan, mayoritas warga Kabupaten Jember, Jawa Timur, adalah nahdliyyin. Maka membangun dan memberdayakan Nahdlatul Ulama sama dengan membangun dan memberdayakan masyarakat Jember.

“Sampai pada hari ini, kekuatan APBD Jember belum banyak yang bisa dimanfaatkan untuk kebaikan warga NU dalam bidang pendidikan, kesehatan, sosial ekonomi, dan sebagainya. Hal itu tidak lain karena kita belum diberi kesempatan Allah SWT sejak reformasi untuk menjadi orang pertama yang menentukan jalannya pemerintahan di Jember,” kata Abdullah.

Menurut Abdullah, PKB sudah pernah menerbitkan rekomendasi calon bupati dan wakil bupati yang kemudian dicabut. “Kemudian Dewan Pimpinan Cabang PKB Jember diberi amanah oleh Dewan Pimpinan Pusat PKB untuk menjaring siapa yang bisa diberangkatkan. PKB tidak membuka pendaftaran. Tapi membangun komunikasi dengan calon-calon yang punya keinginan berangkat bersama-sama dengan PKB,” katanya.

“PCNU juga mendapat amanah, ada pembagian tugas. Komunikasi dengan calon diserahkan kepada NU untuk terlibat. Kemudian komunikasi dengan partai-partai lain diserahkan kepada DPC PKB. Kita berikhtiar bersama-sama, mencari yang terbaik dan ketemu benang merahnya dengan NU,” kata Abdullah. [wir/ted]

Apa Reaksi Anda?

Komentar