Iklan Banner Sukun
Politik Pemerintahan

PCNU Jember: Covid Jangan Jadi Alasan Penundaan Muktamar Lagi

Ketua PCNU Jember Abdullah Syamsul Arifin

Jember (beritajatim.com) – Pengurus Nahdlatul Ulama Cabang Jember, Jawa Timur, mendesak agar muktamar tak lagi ditunda dan segera dilaksanakan tahun 2021.

Sebelumnya, muktamar yang sedianya dilaksanakan pada 2020 harus ditunda dengan alasan pandemi Covid-19. Tahun ini muktamar harus segera digelar. “Pandemi jangan dijadikan alasan untuk tidak melaksanakan muktamar tepat waktu,” kata Ketua PCNU Jember Abdullah Syamsul Arifin.

Menurut Abdullah, banyak cara bermuktamar di tengah masa pandemi dengan tetap memperhatikan protokol kesehatan yang sangat ketat. “Di samping kasus melandai, muktamar bisa dilakukan hybrid, offline terpencar di berbagai tempat, bisa dengan secara virtual. Banyak pilihan cara sebagaimana direkomendasikan Satgas Covid,” katanya.

Penundaan kembali muktamar berdampak munculnya persoalan serius di tubuh NU yang juga bisa berimbas pada kepentingan umat. “Mulai dari kaderisasi hingga pengurus yang harus mendapat keabsahan legal formal. Contohnya: dengan tidak dilaksanakannya muktamar, pemberian SK (Surat Keputusan) kepada sejumlah pengurus cabang yang baru saja melaksanakan konferensi terhambat,” kata Abdullah.

“Ketika pengurus cabang belum mendapat SK dari Pengurus Besar NU, maka pengurus cabang tidak bisa menerbitkan SK untuk ketua Lembaga Pendidikan Maarif. Ketika ketua LP Maarif tidak di-SK, maka akan berakibat pada SK kepala-kepala sekolah. Padahal SK kepala sekolah sangat diperlukan untuk penandatanganan ijazah dan lainnya,” kata Abdullah.

PCNU Jember mendorong pelaksanaan muktamar segera melalui Pengurus Wilayah NU Jawa Timur. Mereka terus berkonsolidasi. [wir/but]


Apa Reaksi Anda?

Komentar