Politik Pemerintahan

PCNU: Jember Berkali-kali Disebut oleh Kapolda Jatim

Sekretaris Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama Jember Abdul Hamid Pujiono

Jember (beritajatim.com) – Kepolisian Daerah Jawa Timur memberikan perhatian kepada situasi terhadap kondisi di Kabupaten Jember. Para kiai diminta ikut menjaga kondusivitas keamanan di Jatim.

Sekretaris Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama Jember Abdul Hamid Pujiono mengatakan, ada dua hal yang mendapat perhatian polisi saat konferensi video Kepala Kepolisian Daerah Jawa Timur Insepektur Jenderal Mohammad Fadil Imran dengan sejumlah kiai dan pengurus NU, Rabu (29/7/2020) kemarin, yakni penanganan Covid-19 dan pemilihan kepala daerah.

“Dalam hal ini Jember disebut semua, baik dari sisi program Covid dan terutama pilkada. Gelombang-gelombang besar sedang melanda Jember, meskipun beliau tidak menyebut langsung terkait dengan pemakzulan (bupati) dan sebagainya. Tapi semua kiai tahu,” kata Pujiono.

“Jember berkali-kali disebut, harus sangat waspada. Jadi sinergi antara TNI, Polri, masyarakat, dan tokoh agama harus sering dilakukan, agar Jember tidak sampai terjadi chaos yang sangat merugikan masyarakat,” kata Pujiono.

Menurut Pujiono, Kapolda juga menampilkan data soal penanganan Covid. “Di Jember penanganan Covid-nya dianggap kurang bagus. Jadi dapat sorotan penting dari Bapak Kapolda, dalam urusan Covid dan pilkada,” katanya.

“Pengurus Cabang NU Jember dan Pengurus Cabang NU Kencong siap melakukan sinergi, dan kami bersama jajaran pengasuh pondok pesantren mohon agar jangan sampai terjadi kebuntuan komunikasi. Sebab kalau ada kebuntuan komunikasi itu yang berat,” kata Pujiono.

Kapolda menginstruksikan kepada seluruh kepala kepolisian resor agar mengintensifkan pertemuan dan komunikasi dengan para kiai dan ulama. “Kedekatan dengan para kiai dan ulama diharapkan mampu meredam gejolak di masyarakat,” kata Pujiono.

“Pak Kapolda menyampaikan permohonan dukungan dari para kiai, untuk ikut serta menjaga kondusivitas negara dan bangsa, terutama di Jawa Timur, karena banyak agenda. Agenda Covid belum selesai dan gawe besar pilkada serentak,” kata Pujiono.

Ditemui terpisah oleh beritajatim.com, Kepala Kepolisian Resor Jember Ajun Komisaris Besar Aris Supriyono mengatakan, siap bersilaturahmi kepada para tokoh agama. “Agar mereka ikut mendoakan saat pelaksanaan pilkada di Jember bisa berjalan aman, damai, kondusif, dan sejuk. Tidak ada perintah khusus (dari Polda Jatim), yang terpenting bisa menjaga wilayah sebaik-baiknya. Maka untuk itu, kami perlu berkoordinasi dan bersilaturahmi dengan para tokoh agama dan tokoh masyarakat di Jember,” katanya, Senin (3/8/2020). [wir/but]





Apa Reaksi Anda?

Komentar