Iklan Banner Sukun
Politik Pemerintahan

PCNU Gresik Launching Halal Center dan Pelatihan Juri Sembelih Halal

Gresik (beritajatim.com) – PCNU Kabupaten Gresik melaunching Gresik Halal Center (GHC) serta pelatihan juru sembelih halal menyambut Hari Raya Idul Adha 1443 H. Keberadaan GHC itu, nantinya untuk menyiapkan juru sembelih halal yang berkompetensi dan profesional.

Direktur Gresik Halal Center (GHC) Abdul Malik dalam sambutannya mengatakan, pengukuhan Gresik Halal Center (GHC) merupakan spirit konstitusional amanah pemerintah melalui UU nomor 33 tahun 2014 tentang Jaminan Produk Halal. “Keberadaan juru sembelih halal itu untuk menjamin tersedianya daging qurban yang halal baik saat penyembelihan maupun saat proses,” katanya, Minggu (29/05/2022).

Ia menambahkan, dengan label halal. Daging qurban yang dikonsumsi masyarakat tidak ada kekuatiran. Untuk juru sembelih di seluruh masjid tidak hanya halal dalam menyembelih namun juga prosesnya. “Selain menyiapkan juru sembelih halal yang berkompetensi. GHC juga bekerjasama dengan UMKM yang ada di Kabupaten Gresik untuk menjaga produk makanan, dan minuman yang halal untuk di konsumsi masyarakat,” imbuhnya.

Sementara itu, Kasi Bimas Islam Kantor Kemenag Gresik M.Qoyyim menyatakan terkait dengan ini pihaknya berkordinasi dengan stakeholder dalam menjaga produk makanan, dan minuman yang halal. “Kami mensuport penuh langkah-langkah Gresik Halal Center dalam membantu pemerintah sesuai apa yang sudah instruksikan oleh Presiden melalui UU nomor 33 tahun 2014,” ungkapnya.

Adanya pelatihan juru sembelih halal lanjut dia, bisa menjadi edukasi tentang penyembelihan yang syar’i menurut hukum islam sesuai dengan standar kompetensi kerja nasional yang ditetapkan oleh pemerintah.

Wabup Gresik Aminatun Habibah menuturkan, GHC bisa menjadi sosialisasi bagaimana juru sembelih hewan qurban mendapat sertifikasi halal saat menyembelih maupun mengolah daging hewan qurban sebelum dikonsumsi masyarakat.

“Kami sudah bergerak dan menyiapkan berbagai hal untuk mewujudkan program GHC. Salah satunya yang sudah digagas akan membuat kawasan industri halal di wilayah Kecamatan Sidayu sebagai proyek percontohan produk makanan dan minuman halal di Jawa Timur,” pungkasnya. [dny/kun]


Apa Reaksi Anda?

Komentar