Politik Pemerintahan

PCNU Gelar Apel Dukung Pilkada Tuban Tetap Damai

Tuban (beritajatim.com) – Guna mendukung pelaksanaan Pemilihan Umum Kepala Daerah (Pilkada) Tuban 2020 supaya tetap berjalan aman dan damai,  Pimpinan Cabang (PC) Nahdlotul Ulama (NU) Kabupaten Tuban menggelar apel bersama yang berlangsung di halaman kantor PC NU jalan Diponegoro, Kota Tuban.

Apel besar untuk mendukung wilayah Tuban supaya tetap damai dalam pelaksanaan Pilkada itu, PC NU Tuban melibatkan sebanyak 1.500 orang dari perwakilan seluruh Banom NU yang ada di Tuban. Dalam pelaksanaan apel besar itu, para kader NU tersebut tetap menerapkan protokol kesehatan dengan menggunakan masker saat pelaksanaan apel.

Apel untul Pilkada Tuban supaya berlangsung aman dan damai itu dipimpin langsung oleh Wakil Rois Syuriah PC NU Kabupaten Tuban yakni KH Syariful Wafa. Dalam kesempatan itu Kiai Wafa menekankan bahwa terdapat dua point yang ditekankan menghadapi pelaksanaan Pilkada serentak tanggal 9 Desember besuk.

“Ada dua kepentingan yang harus dijaga, pertama menjaga identitas ahlussunah wal jamaah annahdliyah, kedua yaitu bela negara, menjaga keutuhan NKRI. Khususnya menjelang Pilkada, NU punya peran dan kewajiban untuk ikut mengawal susksesnya proses semua tahapan Pilkada,” ungkap KH Syariful Wafa, setelah pelaksanaan apel tersebut.

Lebih lanjut, pengasuh Ponpes Mambail Futuh Jenu itu menegaskan bahwa mensukseskan pelaksanaan Pemilu supaya berlangsung aman dan damai itu termasuk dari Bela Negara. Sehingga dengan demikian seluruh elemen NU diharapkan turut serta mengawal proses Pilkada hingga selesai.

“Kita tidak ingin kecolongan sedikitpun, sampai tuntas kita akan membantu Polri dan TNI , membantu aparat pemerintah agar bisa menjalankan tugasnya dengan baik. Ketika nantinya ada oknum yang berusaha mengganggu proses jalannya Pilkada itu artinya oknum tersebut musuh negara, dan jika hal tersebut terjadi maka semua kader NU akan melaksanakan bela negara,” tegasnya.

Sementara itu, saat disinggung terkait sikap politik jamiyah NU dalam Pilkada Tuban 2020, Kiai Wafa menjelaskan bahwa adalah sikap politik NU adalah sikap politik keumatan, politik kemaslahatan, serta politik untuk menjaga negara tetap utuh agar tidak diacak-acak oleh siapapun. Adanya tiga kandidat pasangan calon di pilkada Tuban pihaknya berangapan semuanya baik, punya ikhtikat baik, niatnya juga baik untuk membangun Kabupaten Tuban

“Sikap politik jammiah nahdlatul ulama adalah politik keumatan, politik kemaslahatan, politik untuk menjaga negara agar utuh tidak diacak-acak siapapun. Meskipun semua kader NU, sebagai warga negara biasa memiliki kecenderungan memilih Paslon satu, dua atau tiga, maka itu adalah hak yang dilindungi oleh negara,” pungkasnya.[mut/ted]



Apa Reaksi Anda?

Komentar