Politik Pemerintahan

PBB Segera Lakukan PAW di DPRD Pamekasan

Pamekasan (beritajatim.com) – Kursi legislatif Partai Bulan Bintang (PBB) Pamekasan, bakal segera melakukan proses Pergantian Antar Waktu (PAW) menyusul meninggalnya salah satu legislator PBB, Sri Rahayu Ningsih.

Bahkan Surat Keterangan (SK) pemberhentian almarhum Sri Rahayu Ningsih, juga sudah disiapkan dengan pengangkatan Bambang Harto Tjahjono untuk dikirim ke Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Timur.

“Soal PAW Almarhum Sri Rahayu Ningsih, surat sudah selesai dan akan segera dikirim ke Gubernur Jawa Timur,” kata Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PBB Pamekasan Suli Faris, Kamis (3/1/2019).

Dari itu pihaknya berharap pelantikan anggota DPRD hasil PAW nantinya bisa digelar awal Februari 2019 mendatang, sehingga dewan PAW bisa bekerja maksimal. “Jadi Pak Harto (sapaan akrab Bambang Harto Tjahjono) pada Pileg 204 lalu, miliki suara terbanyak kedua,” ungkap politisi yang juga menjabat sebagai Wakil Ketua DPRD Pamekasan.

Bahkan mantan Lurah Parterker tersebut, nantinya bakal menjabat sebagai wakil rakyat hingga delapan bulan kedepan. “Jabatan di DPRD (Pamekasan) masih tersisa sekitar delapan bulan, yakni sampai 28 Agustus 2019. Makanya akan kami percepat,” jelasnya.

Seperti diketahui, Almarhum Sri Wahyuni Ningsih mencatatkan sejarah bersama suaminya Suli Faris yang terpilih sebagai anggota legislatif di daerah berslogan Bumi Gerbang Salam. Ia yang awalnya diplot untuk melengkapi kuota 30 persen caleg perempuan di PBB, akhirnya terpilih sebagai legislatif dari daerah pemilihan (dapil) 1 Pamekasan-Tlanakan.

Dalam pileg 2014 silam, Sri Wahyuni Ningsih meraup sebanyak 2.776 suara. Sekaligus membuat dirinya lolos dan masuk urutan ketujuh dari delapan kursi yang diperebutkan. Sementara sang suami meraup sebanyak 5.725 suara dari dapil 3 Batumarmar, Pasean dan Waru. [pin]

Apa Reaksi Anda?

Komentar