Politik Pemerintahan

PBB Nilai Bawaslu Pamekasan Tak Profesional

Ketua DPC PBB Pamekasan, Suli Faris

Pamekasan (beritajatim.com) – Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Bulan Bintang (PBB) Pamekasan, Suli Faris menilai Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Setempat, tidak profesional menjalankan aturan.

Hal itu disampaikan berkenanaan dengan keberadaan sejumlah baliho milik calon legislatif (caleg) yang terpajang di berbagai area terlarang, sayangnya Bawaslu justru terkesan sengaja membiarkan tanpa ada tindakan konkrit.

“Kami sangat kecewa dengan kinerja Bawaslu Pamekasan, mereka kurang profesional dalam menyikapi pemasangan baliho caleg di zona terlarang,” kata Ketua DPC PBB Pamekasan, Suli Faris kepada beritajatim.com, Senin (14/1/2019).

Pernyataan tersebut bukan tanpa alasan, sebab ia menilai pihak pengawas pemilu terkesan membiarkan sejumlah baliho caleg tertentu dan terkesan tebang pilih. “Baliho caleg partai tertentu tetap dibiarkan (terpajang), sementara baliho caleg lain disikat habis (ditertibkan),” ungkapnya.

“Sikap tebang pilih seperti ini jelas menimbulkan kekecewaan bagi partai partai yang merasa dirugikan oleh sikap Bawaslu, tidak terkecuali dari kami PBB Pamekasan,” sambung politisi yang juga menjabat sebagai Wakil Ketua DPRD Pamekasan.

Dari itu pihaknya mengimbau agar Bawaslu Pamekasan, segera mengambil langkah konkrit guna menghindari keberatan dari partai politik (parpol) lainnya. “Kami hanya mengingatkan sebelum para pimpinan partai ramai-ramai melayangkan keberatan, sebaiknya Bawaslu cepat menertibkan baliho di zona terlarang,” pungkasnya.

Sementara Komisioner KPU Pamekasan, Sukma Umbara Tirta Firdaus menyampaikan proses penertiban terhadap baliho para caleg yang melanggar dilakukan rutin sesuai dengan jadwal yang sudah ditentukan. “Tahapan penertiban kita lakukan dalam dua minggu sekali, dan itu rutin kita lakukan,” jelasnya.

Tidak hanya itu, pihaknya juga menegaskan tahapan penertiban juga akan dilakukannya dalam beberapa pekan kedepan. “Sesuai jadwal, tahapan penertiban berikutnya bakal kita lakukan pada 23 Januari 2019,” pungkasnya. [pin/ted]





Apa Reaksi Anda?

Komentar