Politik Pemerintahan

PAW Golkar dan Wakil Ketua DPRD Gresik Dilantik Bersama

Gresik (beritajatim.com)- Proses Penganti Antar Waktu (PAW) anggota DPRD Gresik memasuki babak baru. Diwaktu yang hampir bersamaan, DPD Golkar Gresik dan DPC Gerindra Gresik telah mengurus proses administrasi masing-masing kadernya agar resmi bertugas sebagai anggota DPRD Gresik. Dari PAW tersebut, SK dari masing-masing partai telah selesai dan disetujui oleh Gubernur Jawa Timur.

Menurur Nursaidah salah satu Calon Wakil Ketua DPRD Gresik menyatakan proses pelantikannya tinggal menunggu waktu, yakni menunggu rapat badan musyawarah (Banmus) untuk mengagendakan pelantikan. “Tinggal diambil di provinsi dan mengikuti prosedur selanjutnya,” ujarnya, Rabu (14/04/2021).

Nursaidah sendiri akan menggantikan Asluchul Alif yang mundur enam bulan lalu. Sebab, mengikuti berkontestasi dalam Pilkada Gresik 2020. Kemudian, untuk ketua fraksi Gerindra DPRD Gresik akan digantikan oleh Lutfi Dawam. “Semua sudah melalui rekomendasi DPP Gerindra. Termasuk rapat internaal fraksi,” ungkap Nursaidah.

Disisi lain, DPD Golkar Gresik juga menyiapkan Atek Ridwan sebagai pengganti Sugiyo dilegislatif. Hal tersebut dilakukan setelah Sugio meninggal dunia akibat serangan jantung, pada 18 Maret lalu. “Sudah klir. Semua sudah dibahas diinternal partai. Sekaligus membahas persyaratan dan mekanisme lainnya,” imbuh Ahmad Nurhamim, Ketua DPD Golkar Gresik.

Pihaknya, resmi menunjuk Atek Ridwan untuk melengkapi delapan kursi fraksi Golkar di DPRD Gresik. Atek sendiri bukan nama baru didunia politik Kota Pudak. Dia merupakan Caleg dari Dapil IV (Wringinanom-Driyorejo).

Pria yang menjabat sebagai Sekretaris DPD Golkar itu memperoeh 2.161 suara pada Pileg 2019 lalu. Tepat dibawah Sugiyo yang mengumpulkan 5.988 dukungan, sekaligus menempati suara terbanyak dari Dapil IV partai berlambang pohon beringin itu.

Besar kemungkinan, proses pelantikan keduanya berlangsung dihari yang sama. Atau dalam waktu yang sangat berdekatan. “Sejauh ini belum dijadwalkan. Tapi mudah-mudah begitu, agar kinerja dewan bisa maksimal,” kata Ketua DPRD Gresik Abdul Qodir.

Jika melihat Peraturan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kabupaten Gresik nomor 1 Tahun 2019 tentang Tata Tertib DPRD. Prosesi pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan harus dilakukan secara terpisah. Pasalnya, untuk unsur pimpinan DPRD dilantik oleh Ketua Pengadilan. Sedangkan unsur anggota cukup dilantik ketua DPRD. [dny/kun]



Apa Reaksi Anda?

Komentar