Politik Pemerintahan

Patung Soekarno Kecil Diresmikan di SMPN 2 Mojokerto

Wali Kota Mojokerto, Wali Kota Mojokerto memimpin upacara peringatan Hari Kemerdekaan ke-75 Republik Indonesia di SMP Negeri 2 Mojokerto. [Foto: istimewa]

Mojokerto (beritajatim.com) – Pemerintah Kota (Pemkot) Mojokerto memilih SMP Negeri 2 sebagai lokasi upacara peringatan Hari Kemerdekaan ke-75 Republik Indonesia. SMP Negeri 2 yang dikenal sebagai Europesche Lagere School (ELS) merupakan tempat sang proklamator kemerdekaan mengenyam pendidikan.

“Tempat ini, telah menjadi kebanggaan kita bersama masyarakat Kota Mojokerto, bahwa sang proklamator IR Soekarno atau Kusno pernah tinggal selama delapan tahun lebih dan mengenyam pendidikan di Kota Mojokerto. Salah satunya di sekolah ini, yang dulu disebut sebagai ELS,” ungkap Wali Kota Mojokerto, Ika Puspitasari, Senin (17/8/2020).

Untuk itu, lanjut Ning Ita (sapaan akrab, red), ingin merayakannya kebahagiaan di lokasi tempat Bung Karno mengenyam pendidikan di tahun 1911. Setelah upacara dilanjutkan meresmikan patung Soekarno kecil di SMPN 2. Patung ini merupakan tanda bahwa sosok sang proklamator kemerdekaan pernah menempuh pendidikan selama menetap di Kota Mojokerto.

“Kami ingin kebanggaan yang dimiliki warga Kota Mojokerto ini, dapat menjadi semangat dan motivasi bagi kita semuanya. Bagaimana kita dan anak-anak generasi melanjutkan perjuangan sang proklamator melalui semangat Spirit of Majapahit. Kita semua ingin membangun Mojokerto ini, sebagai kota yang memiliki kebanggaan dan kemajuan bagi wilayah Jawa Timur khususnya,” tegasnya.

Baca Juga:

    Ditengah acara peringatan hari kemerdekaan, Wali Kota perempuan pertama di Kota Mojokerto ini, mengajak seluruh jajaran Forkopimda untuk membagikan masker kepada masyarakat. Melalui gerakan berbagai masker, sebanyak 75 ribu masker berwarna merah putih dibagikan kepada pengendara jalan sebagai bentuk ajakan dan kepedulian terhadap kondisi pandemi Covid-19.

    “Karena kondisi saat ini masih pandemi Covid-19 dan kita merayakan hari kemerdekaan pun dengan cara berbeda. Untuk itu melalui gerakan berbagi masker, kami ingin memberikan edukasi sekaligus mengajak masyarakat agar lebih disiplin menjalankan protokol kesehatan. Karena salah satu kunci agar tidak terpapar Covid-19 adalah melalui masker,” katanya.

    Selain meresmikan patung Soekarno kecil dan membagikan masker sebanyak 75 ribu, Ning Ita juga menyempatkan menyapa para perwakilan veteran secara virtual. Pada kesempatan tersebut, Ning Ita juga memberikan bingkisan sebagai tanda apresiasi dan terimakasihnya atas jasa serta perjuangannya pada masa lalu, saat memperjuangkan Kemerdekaan RI.

    “Suasana Hari Kemerdekaan tahun berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya. Jika 75 tahun lalu kita melawan musuh secara nyata. Tahun ini kita juga melawan musuh tapi musuh yang berbeda. Saat ini yang kita butuhkan adalah sinergi untuk bersama-sama melawan musuh yang tak kasat mata. Kita optimis, dengan segala kesabaran dan keikhlasan ini, kita bisa melawan pandemi Covid-19,” ajaknya.

    Sementara itu, salah satu perwakilan veteran Budi Laksana menyampaikan terima kasih kepada Pemkot Mojokerto yang senantiasa peduli dan ingat kepada para veteran. Terlebih di tengah kondisi pandemi Covid-19 ini para veteran mengajak seluruh masyarakat untuk berani melawan musuh yang saat ini dihadapi.

    “Kami hanya ingin mengajak kepada seluruh masyarakat Kota Mojokerto untuk terus menggelorakan semangat kemerdekaan, jangan putus asa dan terus bersama-sama melawan musuh pada pandemi yang saat ini kita hadapi. Jika kita bersatu, kita pasti bisa melawan musuh,” tegasnya. [tin/ted]





    Apa Reaksi Anda?

    Komentar