Politik Pemerintahan

Patuhi Protokol Kesehatan, KPU Sumenep Anggarkan Rp 100 Juta Untuk Beli Tisu

Sumenep (beritajatim.com) – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sumenep telah menghitung tambahan anggaran yang diperlukan untuk fasilitas pemenuhan protokol kesehatan saat pelaksanaan pemilihan bupati dan wakil bupati setempat.

“Dari hitung-hitungan kami, total kebutuhan anggaran untuk memenuhi protokol kesehatan itu Rp 21 miliar,” kata Komisioner KPU Sumenep, Syaifurrahman, Selasa (09/06/2020).

Ia menjelaskan, anggaran tambahan untuk memenuhi protokol kesehatan tersebut diantaranya untuk pembelian tempat cuci tangan, sabun, tisu, masker, dan sarung tangan bagi penyelenggara.

“Pilkada nanti diselenggarakan di masa pandemi Covid-19. Karena itu, kami harus menyiapkan fasilitas yang memenuhi protokol kesehatan. Itu akan ditempatkan di masing-masing TPS di 27 kecamatan,” terangnya.

Ia mengatakan, untuk memenuhi standar protokol kesehatan, memang dibutuhkan anggaran yang cukup besar. Salah satunya, untuk pembelian tisu, pihaknya menganggarkan Rp 100 juta.

“Kelihatannya besar. Tapi coba saja dihitung. Kalau per TPS ada 400 pemilih, maka dibutuhkan setidaknya 4 pak tisu. Kalau ada 2500 TPS se-kabupaten Sumenep, silahkan dihitung berapa anggarannya kalau harga per pak tisu Rp 10.000. Itu baru tisu. Belum sabun cuci tangan, belum masker, belum item-item lain,” paparnya panjang lebar.

Sesuai keputusan KPU RI, pilkada serentak akan dilaksanakan pada 9 Desember 2020. Kabupaten Sumenep menjadi satu-satunya kabupaten di Madura yang menggelar Pilkada di 2020.

“Untuk tahapan Pilkada belum dimulai lagi. Kami di daerah masih menunggu turunnya PKPU RI untuk jadwal tahapan berikutnya,” pungkasnya. (tem/kun)





Apa Reaksi Anda?

Komentar