Politik Pemerintahan

Paslon NIAT Prioritaskan Sektor Kepemudaan Sebagai SDM yang Unggul

Gresik (beritajatim.com) – Sektor Kepemudaan bisa jadikan sebagai sumber daya manusia (SDM) yang unggul di masa mendatang.

Hal inilah yang mendorong pasangan calon (Paslon) nomor urut 2 Fandi Akhmad Yani-Aminatun Habibah (NIAT) memprioritaskan sektor tersebut, jika memimpin Kabupaten Gresik lima tahun kedepan.

Fandi Akhmad Yani, atau Gus Yani memandang selama ini pemerintah daerah masih kurang memberdayakan sektor kepemudaan. Sehingga, potensi SDM pemuda tidak diimbangi dengan sarana dan prasarana. Imbasnya, masih banyak tenaga kerja yang belum terserap.

“Program kepemudaan akan menjadi prioritas kami bersama agar bisa tercipta SDM yang unggul,” ujarnya, Rabu (11/11/2020).

Salah satu pemuda asal Desa Siwalan, Kecamatan Panceng, Gresik, Ulil Absor (25) menyatakan  dirinya berharap besar kepada Gus Yani agar bisa memberikan solusi bagi pemuda desa. Misalnya, saat ini di tengah pandemi Covid-19. Pemuda kesulitan mendapatkan pekerjaan. Selain itu, banyak lulusan yang harus menganggur bertahun-tahun karena peluang mendapat kerja yang kecil.

“Di tempat kami masih banyak pemuda yang menganggur karena sudah melamar ke perusahaan tapi tidak diterima. Jadi sulitnya minta ampun kerja di kota sendiri. Kita berharap Gus Yani bisa memberi solusi buat para pemuda,” ungkapnya.

Hal senada juga dikemukakan oleh Nadlir (26). Dirinya juga mempunyai harapan yang sama. Ia mengaku, pemuda di Desa Siwalan banyak yang nekat menjadi TKI (Tenaga Kerja Indonesia), karena tidak ada lapangan pekerjaan di desa. Bahkan, sulit mencari pekerjaan di Gresik.

Untuk itu, dia berharap kepada Gus Yani jika terpilih jadi bupati Gresik periode 2021-2025. Para pemuda ditraining agar memiliki soft skill sesuai kebutuhan tenaga kerja industri di Gresik.

“Saya mengusulkan memfungsikan secara maksimal Balai Latihan Kerja (BLK) atau pelatihan ketenagakerjaan yang menyasar pemuda desa untuk home industri di desa,” paparnya.

Menanggapi hal ini, Gus Yani menawarkan solusi melalui program yang tertuang di visi misinya Gresik Berkarya dan Mandiri. Visi dan misi tersebut memberikan kepastian terhadap para pemuda yang baru lulus bisa segera mendapat pekerjaan.

“Saya dan Cawabup Bu Min menjamin setiap pemuda yang lulus akan mendapat pekerjaan. Jadi tidak ada lagi pemuda bunuh diri karena sulit dapat kerja. Ini komitmen kami untuk mengurangi angka pengangguran yang saat ini cukup tinggi,” urainya.

Gus Yani lebih jauh menjelaskan jumlah pengangguran produktif sebesar itu belum termasuk tenaga kerja yang kena PHK akibat lumpuhnya ekonomi sepanjang pandemi covid 19. Oleh karena itu pihaknya menyiapkan program pelatihan keterampilan kerja intensif 3 in 1 untuk angkatan kerja baru. Yakni Pelatihan, Sertifikasi Kompetensi dan Penempatan Kerja secara berkala.

“Sebagai wujud nyata paslon Niat untuk menekan angka pengangguran dan meningkatkan kompetensi SDM agar siap bersaing. Pelatihan keterampilan kerja intensif 3 in 1 ini kami siapkan dengan berbagai program pendidikan dan pelatihan vokasi untuk penyerapan tenaga kerja industri secara lebih masif,” tandasnya. (dny/ted)





Apa Reaksi Anda?

Komentar