Politik Pemerintahan

Pilkada Gresik 2020

Paslon NIAT Prihatin dengan Pengelolaan Sampah di Gresik

Gresik (beritajatim.com) – Paslon nomor urut 2 Fandi Akhmad Yani-Aminatun Habibah (NIAT) prihatin dengan pengelolahan sampah di Kabupaten Gresik. Keprihatinan ini terlihat banyak sarana dan prasarana untuk mengangkut sampah ke tempat pembuangan akhir (TPA) masih sangat minim.

Tak sedikit armada truk sampah kondisinya bolong-bolong, terpaksa harus dioperasikan untuk mengangkut sampah rumah tangga yang mencapai 150 hingga 200 meter kubik per harinya.

Kondisi tersebut telah lama menjadi perhatian serius paslon NIAT dalam rangka kelestarian lingkungan serta pengelolaan sampah terpadu.

Saat ini, tata kelola sampah di Kabupaten Gresik sangat memprihatinkan. Terbatasnya tempat pembuangan sampah sementara (TPS) membuat perilaku masyarakat membuang sampah sembarangan meningkat.

Cabup Gus Yani menuturkan, setelah melewati tahapan kampanye mengelilingi desa ke desa. Banyak masyarakat yang curhat soal penanganan sampah di Kota Gresik yang kurang diperhatikan pemerintah daerah.

Kondisi tersebut, dinilai tidak sejalan dengan peningkatan jumlah hunian terutama di wilayah Gresik Selatan. Padahal, jumlah perumahan di wilayah Gresik selatan membludak. “Tidak ada fasilitas dari pemkab untuk penanganan sampah, jadinya banyak saya temui sampah berserakan di tepian jalan,” tuturnya, Senin (30/11/2020).

Imbas dari pengelolaan sampah yang buruk bisa menyebabkan banjir, atau genangan yang diakibatkan sampah di selokan maupun sungai. Padahal, Gresik juga memiliki problem banjir Kali Lamong yang harus segera dituntaskan.

“Kita lihat hari ini, ada banjir dan genangan karena sampah. Saya dapat kiriman fotonya dari seorang teman, lokasinya di kali Deliksumber jurusan Kedungrukem di kecamatan Benjeng. Kan ini harus diperhatikan dan dicarikan solusinya,” imbuh Gus Yani.

Untuk itu, jika terpilih sebagai Cabup periode 2021-2025. Pihaknya menjamin keberadaan truk pengangkut sampah serta sarana TPS harus diperbanyak. Selain itu, pengelolaan yang tepat juga menjadi fokus utama.

“Di visi misi Niat ada program Gresik Lestari. Melalui program itu akan kami wujudkan sistem pengelolaan lingkungan yang bagus sehingga masalah sampah bisa teratasi. Ini penting karena menyangkut kesehatan masyarakat, menjaga keseimbangan alam dan potret dari pada kota Gresik,”terang mantan Ketua DPRD Gresik ini. [dny/kun]



Apa Reaksi Anda?

Komentar