Politik Pemerintahan

Paslon NIAT dan QA Kembalikan Berkas Perbaikan

Gresik (beritajatim.com) – Tim pemenangan pasangan calon (Paslon) H Fandi Akhmad Yani-Aminatun Habibah (NIAT) dan M.Qosim-Asluchul Alief (QA) yang maju di Pilkada Gresik 2020 telah mengembalikan berkas perbaikan formulir pendaftaran di Kantor KPU setempat.

Pengembalian berkas tersebut dilakukan setelah hasil verifikasi berkas dari masing-masing bakal calon masih terdapat kesalahan. Sebelumnya, berkas yang perlu diperbaiki kedua paslon itu antara lain surat keterangan bebas pajak dan surat keterangan bebas dari tanggungan utang.

“Sewaktu mendaftar berkas tersebut sudah ada namun belum sesuai dengan peraturan KPU. Khususnya dari lembaga yang berhak mengeluarkan surat tersebut,” ujar Elvita Yulianti selaku Komisioner KPU Gresik Divisi Teknis Penyelenggaraan Pemilu, Rabu (16/09/2020).

Menurutnya, KKPU memberikan toleransi terhadap berkas lain yang masih dalam proses. Yakni, surat keputusan pengunduran diri dari bakal pasangan calon yang sebelumnya menjabat sebagai anggotaan legislatif. Termasuk surat cuti dari pejabat berwenang jika pasangan calon menjabat di pemerintahan.

“Di aturan keputusan KPU nomor 394/PL.02.2-Kpt/06/KPU/VIII/2020, di dalamnya mengatur tentang teknis pendaftaran dan perbaikan dokumen Pilkada 2020,” paparnya.

Sebenarnya, lanjut Elvita, surat pernyataan pengunduran diri, bisa diserahkan paling lambat 5 hari setelah penetapan calon terhitung sejak 23 September.

“Surat mundur keduanya dari keanggotaan DPRD Gresik sudah diberikan saat pendaftaran 4-6 September 2020 lalu. Saat ini kami tinggal menunggu SK resmi pemberhentian Fandi Akhmad Yani dan Asluchul Alif di DPRD Gresik dari Gubernur Jatim,” pungkasnya.

SK tersebut, kata dia, paling lambat diberikan 30 hari sebelum pemungutan suara pada 9 Desember 2020. Pemberhentian keduanya sudah harus diserahkan ke KPU Gresik.

Sementara, petahana M Qosim harus sudah menyerahkan surat persetujuan cuti di luar tanggungan negera pada saat hari pertama kampanye, yakni pada tanggal 26 September.

“Sejauh ini semua persyaratan kedua paslon bisa dipenuhi dan akan kami verifikasi ulang termasuk juga menunggu SK dari Gubernur, baik pengunduran dua anggota DPRD dari dan izin cuti wakil bupati,” pungkas Elvita. [dny/but]





Apa Reaksi Anda?

Komentar