Politik Pemerintahan

Paska Emil Dilantik Wagub Jatim, Ini Mekanisme Pergantian Bupati Trenggalek

Wagub Jatim Terpilih Emil Dardak.

Trenggalek (beritajatim.com) – Paska pelantikan Wakil Gubernur Jawa Timur, Emil Elistianto Dardak, jabatan Bupati Trenggalek akan digantikan oleh wakilnya Mohammad Nur Arifin. Tetapi proses pergantian tersebut tidak serta-merta bisa dilakukan, karena harus melalui mekanisme dan berbagai tahapan diantaranya, rapat paripurna DPRD.

Demikian disampaikan oleh Kabag Adminitrasi dan Kepemerintahan Pemkab Trenggalek, Edy Supriyanto kepada beritajatim.com, Rabu (13/2/2019).

“Regulasi aturan, nanti paska pasal 173 UU No 10 Tahun 2016, apabila Gubernur/ Bupati/ Walikota itu diberhentikan satu karena satu meninggal dunia dan seterusnya, ada tiga hal, maka wakil gubernur/wakil bupati/wakil walikota menggantikan. Kemudian, pasal berikutnya ada proses dan prosedur, DPRD Kabupaten mengusulkan kepada menteri melalui guberbur, wakil bupati diangkat menjadi bupati,” jelasnya.

Masih kata Edy, tahap pengusulan di lembaga legislativ tersebut dilakukan melalui rapat paripurna. Sementara itu, untuk waktu pengusulan dibatasi dalam kurun waktu maksimal selama 10 hari. “Bila DPRD sampai 10 hari tidak mengusulkan wabup menjadi bupati, maka gubernur akan mengusulkan kepada Menteri Dalam Negeri untuk wabup diangkat menjadi bupati. Untuk proses DPRD, wakil bupati menjadi bupati ini melalui rapat paripurna DPRD,” jelas Edy.

Rapat paripurna DPRD Trenggalek tersebut juga mengumumkan pengunduran diri Bupati Trenggalek, Emil Elistianto Dardak. Emil harus mengundurkan diri karena tidak boleh merangkap jabatan. Setelah itu mereka tinggal menunggu SK pelantikan yang akan dikeluarkan oleh Menteri Dalam Negeri. “Surat pengunduran diri pak Emil sudah dibuat dan akan diserahkan bersamaan dengan pelantikannya,” tuturnya.

Untuk pengisian jabatan Wakil Bupati Trenggalek dilakukan setelah M. Nur Arifin resmi menjabat Bupati Trenggalek, dilakukan melalui tahap konsultasi. Bupati Trenggalek M. Nur Arifin nantinya harus berkonsultasi dengan partai politik pengusungnya untuk memilih nama yang diusulkan. Naman tersebut kemudian dibahas melalui tata tertib DPRD untuk diangkat sebagai Wakil Bupati Trenggalek. [nng/kun]

Apa Reaksi Anda?

Komentar