Politik Pemerintahan

Pasar Tradisional di Bojonegoro Diatur dengan KIP

Bojonegoro (beritajatim.com) – Dinas Perdagangan Kabupaten Bojonegoro menerapkan sistem baru bagi pedagang yang berjualan di pasar tradisional. Secara bertahap aturan tersebut akan diterapkan bagi pasar-pasar yang berpotensi menjadi penyebaran virus corona.

“Semua pedagang sekarang harus memegang Kartu Identitas Pedagang (KIP) untuk bisa berjualan di pasar,” ujar Plt Kepala Dinas Perdagangan Kabupaten Bojonegoro, Sukaemi, Jumat (15/5/2020).

KIP ini, kata Sukaemi, memiliki beberapa fungsi diantaranya, sebagai tanda masuk pedagang di kawasan pasar, untuk tanda parkir, dan menduduki lapak yang telah diundi. Lapak pedagang pasar saat ini ditempatkan di jalan dengan diberi tanda pembatas untuk menjaga jarak.

Salah satu pasar tradisonal yang sudah menerapkan aturan tersebut adalah Pasar Kota Bojonegoro. Hal itu dilakukan guna meminimalisir adanya penyebaran Covid-19 yang ada di pasar. “Secara bertahap beberapa pasar tradisional yang ada juga akan diterapkan dengan menggunakan Kartu Identitas Pedagang,” ungkapnya.

Apalagi diketahui, hasil tes swab pedagang pasar kota Bojonegoro dari 75 orang, 70 hasilnya sudah keluar dan sebanyak tujuh orang dinyatakan positif covid-19. Sebanyak 75 orang yang dites swab tersebut setelah dinyatakan reaktif positif saat rapid tes beberapa waktu lalu. [lus/ted]





Apa Reaksi Anda?

Komentar