Politik Pemerintahan

Partai Gelora Jatim Beri Rekom ke 14 Calon Pilkada, Mengapa Surabaya Alot?

Surabaya (beritajatim.com) – Meski sebagai partai baru dan belum memiliki kursi di parlemen, posisi Partai Gelora di hajatan Pilkada 2020 ini sangat diperhitungkan.

Ini bisa dilihat dari 19 pilkada di Jawa Timur, DPW Partai Gelora Jatim hingga saat ini telah menyerahkan rekomendasi kepada 14 calon kepala daerah di Jatim. Yakni, meliputi Sidoarjo, Gresik, Lamongan, Tuban, Pasuruan, Situbondo, Banyuwangi, Sumenep, Kota Blitar, Ngawi, Pacitan, Trenggalek, Mojokerto dan Jember.

Sementara itu, masih ada 5 DPD Partai Gelora yang belum menentukan pilihan, karena masih proses komunikasi. Salah satunya DPD Partai Gelora Kota Surabaya.

Menurut Ketua DPW Partai Gelora Jatim, Muhammad Sirot, pihaknya harus mempertimbangkan secara matang dukungan terhadap Calon Wali Kota Surabaya.

Kedua pasangan calon nyaris memiliki poin dan bobot yang sama, baik dari sisi kapasitas maupun kapabilitas. Surabaya kota kedua setelah Jakarta dengan APBD terbesar kedua. Maka, Surabaya harus dipimpin oleh wali kota yang tepat dan hebat.

Ketua DPW Partai Gelora Jatim, Muhammad Sirot

“Karena itu, Gelora surabaya masih terus melakukan komunikasi dan membangun kesepahaman kepada kedua calon, baik Machfud Arifin maupun Eri Cahyadi, agar pilihan kami kelak tidak salah. Kami membawa amanah dari kader dan relawan Gelora surabaya yang jumlahnya cukup besar. Gelora Surabaya tidak bisa dipandang sebelah mata, karena kami punya kekuatan hingga di akar rumput,” jelasnya.

Sebagai gambaran, jumlah pengurus DPD Gelora Kota Surabaya saja ada 120 orang, belum DPC, ranting hingga TPS.

“Alhamdulillah kami sudah memiliki 100 persen kepengurusan DPC, 60 persen ranting dan 3-5 orang relawan berbasis TPS- TPS. Saat ditanya apa kriteria umum Partai Gelora memilih calon, jawabannya adalah kapasitas kepemimpinan calon, kapabilitas dan komitmen kerakyatan,” pungkasnya. (tok/ted)





Apa Reaksi Anda?

Komentar