Politik Pemerintahan

Parkir Berlangganan di Bangkalan Mulai 1 April 2021

Foto ilustrasi

Bangkalan (beritajatim.com) – Penerapan parkir berlangganan di wilayah Kabupaten Bangkalan, mulai diterapkan 1 April 2021 mendatang. Untuk mengantisipasi kecurangan adanya duplikasi stiker langganan parkir, Dinas Perhubungan (Dishub) sudah mendesain stiker secara khusus.

Kabid Lalu Lintas dan Angkutan Jalan Dishub Bangkalan, Ariek Moein mengatakan, pihaknya saat ini sedang menyiapkan pengadaan stiker, masing-masing stiker akan dicantumkan nomor seri.

“Kami pastikan tidak bisa diduplikasi, selain ada hologramnya, juga ada nomor serinya,” ungkapnya, Rabu (17/3/2021).

Ia mengatakan, nantinya stiker akan disediakan di semua unit layanan pembayaran pajak kendaraan bermotor. Selain menggunakan stiker, parkir berlangganan tersebut bisa dikenali dengan tanda pembayaran yang ada di masing-masing Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK) pengendara.

“Pengendara bisa menunjukkan STNKnya pada Juru Parkir (Jukir) yang ada di lapangan,” tambahnya.

Diketahui, besaran bea parkir berlangganan yakni sebesar Rp30 ribu untuk motor, Rp50 ribu untuk mobil dan Rp75 ribu untuk truk dan bus serta Rp100 ribu truk gandeng atau truk muatan besar.

Selain itu, nantinya masing-masing Jukir juga akan diberikan gaji bulanan sebesar Rp 1 juta. Sehingga, Jukir yang ada di lapangan tak perlu lagi memungut retribusi pada pengendara yang telah membayarkan bea parkir berlangganan.

“Untuk gaji memang masih dianggarkan Rp 1 juta. Namun tetap akan kami evaluasi, jika nantinya memang capaian PAD tinggi, tidak menutup kemungkinan di tahun depan gaji juga dinaikkan,” tandasnya. [sar/but]



Apa Reaksi Anda?

Komentar