Politik Pemerintahan

Paripurna DPRD Sumenep Hujan Interupsi, Ini yang Dipersoalkan

Sumenep (beritajatim.com) – Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Sumenep tentang Penyampaian Pemandangan Umum fraksi-fraksi terhadap Raperda pertanggung jawaban pelaksanaan APBD 2018, Kamis (13/6/2019) hujan interupsi.

Sejumlah anggota DPRD Sumenep mempermasalahkan persetujuan realisasi anggaran mendahului perubahan anggaran keuangan (PAK) sebesar Rp 9 miliar lebih.

“Sebelum sidang dilanjutkan, kami mohon penjelasan pimpinan tentang beberapa surat dari OPD (organisasi perangkat daerah) tentang anggaran mendahuli PAK,” kata anggota DPRD Sumenep Fraksi Gerindra Sejahtera, H. Joni Widarsono.

Ia meminta agar pimpinan DPRD Sumenep menjelaskan surat yang telah disampaikan kepada pimpinan, berkaitan kebijakan pimpinan DPRD yang menyetujui realisasi anggaran mendahului PAK. “Surat itu dikeluarkan oleh pimpinan pada momentum yang kurang tepat, yakni pada bulan puasa menjelang lebaran,” tandasnya

Interupsi juga disampaikan anggota Fraksi PDI Perjuangan, Darul Hasyim Fath. Ia menilai, kebijakan yang dilakukan oleh pimpinan tidak tertib administrasi. Sebab, kebijakan yang diputuskan tidak sesuai PP Nomor 12 yang menyatakan bahwa pembahasan yang berkaitan dengan mendahului, silpa, pergeseran, pengurangan dan penambahan (anggaran) itu dilakukan di Banggar bukan lagi di komisi-komisi. “Tidak elok kalau pimpinan mendisposisikan tanpa konsiderans komisi maupun banggar,” ucapnya.

Hal senada juga disampaikan oleh anggpta Fraksi PAN, Ahmad Mustar dan Moh. Ramzi. Mereka meminta agar pimpinan membacakan klarifikasi atas surat yang masuk di meja pimpinan dalam rapat paripurna tersebut.

“Ini demi menjaga marwah institusi DPRD. Sebab, rapat paripurna ini merupakan rapat tertinggi di lembaga ini. Alangkah baiknya pimpinan melakukan klarifikasi di forum ini terkait anggaran mendahului PAK sebesar Rp 9 miliar itu,” jelasnya.

Menanggapi hal itu, Ketua DPRD Sumenep, Herman Dali Kusuma, mengaku akan menerima semua masukan yang disampaikan semua anggota. “Semua masukan saudara saya terima dan akan ditindaklanjuti setelah rapat paripurna. Maka dari itu rapat paripurna ini akan diteruskan dulu,” jawabnya.

Rapat paripurna kali ini merupakan rapat yang kedua masa sidang ketiga tahun 2019, dengan agenda Penyampaian Pemandangan Umum Fraksi-fraksi atas Raperda Laporan Pertanggungjawaban Bupati Sumenep atas keuangan tahun 2018. [tem/suf]

Apa Reaksi Anda?

Komentar