Politik Pemerintahan

Pantura Madura Bakal Punya Terminal Bus Antar Kota

Proyek terminal di wilayah Ketapang

Sampang (beritajatim.com) – Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Sampang mulai melaksanakan pembangunan terminal di wilayah Pantai Utara (Pantura) tepatnya, di kawasan Kecamatan Ketapang. Sesuai informasi yang berhasil diperoleh beritajatim.com, pembangunan terminal tersebut ditaksir membutuhkan dana sebesar Rp 2 miliar.

Kasi Angkutan dan Keselamatan Jalan Dishub Sampang, Heri Budiyanto mengatakan, program pembangunan terminal Ketapang dijalankan sejak 2018. Tahun ini, dishub membangun fasilitas shelter atau tempat pemberhentian mobil angkutan umum.

“Anggaran pembangunan shelter Rp 250 juta. Pengerjaan sudah hampir rampung,” terangnya, Selasa (22/10/2019).

Pembangunan terminal Ketapang dibangun secara bertahap. Pada 2018 lembaganya sudah membangun pagar dan jalan senila Rp 450 juta.

“Terminal Ketapang akan menjadi terminal dengan tipe C. Terminal akan mempunyai fasilitas lengkap, seperti minimarket, musola, taman bermain dan ATM center,” ucapnya.

Pembangunan terminal ditargetkan rampung pada 2021 mendatang. Tapi, itu tergantung pada ketersediaan anggaran yang dimiliki Pemkab. Untuk tahun depan, pihaknya sudah mengajukan anggaran Rp 500 juta kepada Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) untuk pembangunan ruang tunggu penumpang.

“Cepat tidaknya pembangunan terminal bergantung ketersediaan anggaran. Bahkan, bisa saja anggarannya dipangkas dan dialihkan ke program lain yang dianggap lebih prioritas,” ujarnya.

Menanggapi itu, Wakil Ketua Komisi I DPRD Sampang, Ubaidillah meminta agar Dishub maksimal menjalankan program pembangunan terminal Ketapang. Sebab, progres pengerjaan pembangunan shelter berjalan lambat, sehingga rekanan harus diputus kontrak.

“Wilayah Pantura itu merupakan jalur nasional. Sehingga, sudah sepantasnya di situ dibangun terminal,” pungkasnya. [sar/but]

Apa Reaksi Anda?

Komentar