Politik Pemerintahan

Pansus Pilkada Jember: Jangan Pakai Masker Paslon Saat di TPS

Jember (beritajatim.com) – Warga Kabupaten Jember, Jawa Timur yang datang ke tempat pemungutan suara (TPS) pada 9 Desember 2020 untuk menggunakan haknya diharapkan tidak memakai masker atau atribut bergambar maupun berciri salah satu pasangan calon bupati dan wakil bupati.

“Dengan adanya protokol kesehatan, saya ingin menyarankan agar tidak ada yang menggunakan masker pasangan calon untuk menghindari gesekan,” kata Tri Sandi Apriana, anggota Panitia Khusus Pemilihan kepala Daerah DPRD Jember, Jawa Timur.

Anggota Komisi Pemilihan Umum Jember Achmad Susanto menyatakan, pihaknya memfasilitasi masker di TPS. “Ketika ada warga yang datang tidak memakai masker, maka akan kami beri masker dulu sebelum masuk ke TPS,” katanya.

KPU Jember meminta kepada kelompok penyelenggara pemungutan suara (KPPS) agar bersikap persuasif, jika ada warga pemilih yang datang mengenakan masker salah satu pasangan calon. “Tidak mungkin kami akan suruh pulang untuk mengambil masker di rumah. Bisa-bisa dia tidak hadir lagi ke TPS. Maka kami harus ganti dengan masker yang ada (difasilitasi KPU),” kata Susanto.

Menurut Susanto, ada 14 item alat pelindung diri yang akan diserahkan di KPPS. “Seluruhnya sudah full protokol kesehatan. Untuk pelanggaran-pelanggaran, menjadi ranah Bawaslu. Tapi kami mencoba memberikan hal-hal yang mempermudah pemilih untuk mencoblos,” katanya. [wir/ted]





Apa Reaksi Anda?

Komentar