Politik Pemerintahan

Pangdam V/Brawijaya Buka TMMD ke 112 Secara Virtual di Mojokerto

Pangdam V/Brawijaya Mayjen TNI Suharyanto saat meninjau pembangunan rehap ruang kelas SDN Duyung, Kecamatan Trawas, Kabupaten Mojokerto.

Mojokerto (beritajatim.com) – Pembukaan program Tentara Nasional Indonesia (TNI) Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke 112 Jawa timur dengan “TMMD Wujud Sinergi Membangun Negeri” dipusatkan di Kabupaten Mojokerto.

Ada lima kabupaten di Jawa Timur masuk dalam program TMMD ke 112 kali ini yakni Kabupaten Mojokerto, Blitar, Pamekasan, Kediri dan Malang.

Pangdam V/Brawijaya Mayjen TNI Suharyanto didampingi Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Provinsi Jawa Timur Hadi Wawan Guntoro, Waka Polda Jawa Timur Brigjen Pol Slamet Hadi Supraptoyo membuka TMMD ke 112 secara virtual di Pendopo Duyung Trawas Hill, Desa Duyung, Kecamatan Trawas, Kabupaten Mojokerto.

Dandim 0815 Mojokerto Letkol Inf Beni Asman dalam laporannya mengatakan, selain non fisik, ada lima sasaran kegiatan fisik yakni pembangunan jaringan irigasi, peningkatan jalan, pembangunan jalan usaha tani, rehap mushola dan rehap ruang kelas SDN Duyung. “Kegiatan dilaksanakan selama satu bulan,” jelasnya, Rabu (15/9/2021).

Anggaran bersumber dari TNI Rp300 juta dan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Mojokerto sebesar Rp1,9 milyar. Dalam pelaksanaan TMMD ke 112, lanjut Dandim, melibatkan personel TNI sebanyak 150 orang dan masyarakat sebanyak 100 orang. Para personil yang dilibatkan akan ditempatkan di 21 rumah-rumah masyarakat tepatnya di Desa Duyung.

Bupati Mojokerto, Ikfina Fahmawati mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada semua pihak yang telah berperan serta membantu terlaksananya TMMD ke 112. “Mulai dari proses perencanaan sampai kemudian bisa teranggarkan dan kemudian sudah sebagian direalisasikan melalui kegiatan pra Tmmd yang kemudian nanti akan dituntaskan,” urainya.

Pangdam V/Brawijaya Mayjen TNI Suharyanto saat meninjau pembangunan rehap ruang kelas SDN Duyung, Kecamatan Trawas, Kabupaten Mojokerto.

 

Bupati berharap agar semua bisa memanfaatkan momen tersebut. Apalagi sekarang dalam situasi pandemi Covid-19. Di samping program-program pembangunan dilaksanakan betul-betul memperhatikan dan memasukkan berbagai hal terkait dengan ketahanan masyarakat, termasuk juga dalam hal pencapaian vaksinasi.

“Di Desa Duyung, kegiatannya 1 bulan hari ini hari pertama. Yang belum vaksin pertama, semuanya harus vaksin pertama hingga nanti pada saat penutupan sudah 1 bulan bisa disuntikkan vaksin kedua sehingga begitu selesai Tmmd ke-112 di Desa Duyung ini seluruh masyarakat Desa Duyung sudah mendapatkan vaksinasi,” harapnya.

Bupati berharap, target vaksinasi setidaknya 70 persen dari target yang sudah diberikan. Bupati meminta kepada seluruh masyarakat Desa Duyung karena masih dalam situasi pandemi Covid-19 agar semua kegiatan dilaksanakan dengan mengedepankan protokol kesehatan. Pasalnya, banyak kegiatan TMMD ke 112 yang sifatnya pengumpulan massa.

Sementara itu, Pangdam V/Brawijaya Mayjen TNI Suharyanto mengatakan, ada lima kabupaten di Jawa Timur serentak melaksanakan pembukaan TMMD ke 112. “Sudah dilaksanakan 112 kali TMMD, dalam keadaaan normal satu tahun dua kali. Karena masih pandemi Covid-19 sehingga TMMD 112 dibatasi beberapa kabupaten/kota,” ungkapnya.

Masih kata Pangdam, program yang ada dalam TMMD sifatnya fisik dan non fisik, perencanaan penentuan sasaran dari masyarakat secara bottom-up. Sasaran fisik diharapkan sasaran yang memang sangat dibutuhkan masyarakat khususnya di kampung atau daerah yang cukup sulit jika dikerjakan secara konvensional.

Pangdam V/Brawijaya Mayjen TNI Suharyanto saat meninjau pembangunan rehap ruang kelas SDN Duyung, Kecamatan Trawas, Kabupaten Mojokerto.

“Biasanya sasaran yang menyentuh langsung hajat hidup orang banyak. Pelaksanaannya kurang lebih satu bulan, mulai hari ini. Sebelumnya sudah dilaksanakan pra TMMD. Di samping sasaran fisik baik pembangunan jalan, rumah ibadah dan sebagainya, juga dilaksanakan kegiatan non fisik,” katanya.

Kegiatan non fisik dititikberatkan untuk meningkatkan persaudaraan, kesetiakawanan, persahabatan. Pelaksanaannya dilaksanakan oleh seluruh komponen bangsa, mulai dari TNI, Polri, pemerintah provinsi, dinas terkait, organisasi kemasyarakatan yang berorientasi meningkatkan kesejahteraan masyarakat banyak.

“Ada sebanyak 150 orang, mulai dari TNI AL, TNI AU dan TNI AD serta personil Polri juga masuk didalamnya yang kemudian dibantu oleh masyarakat di lokasi TMMD. Masyarakat ini, dibuat secara bergilir. Sehingga ada sinergitas, beberapa komponen bangsa yang bisa menyukseskan TMMD,” ujarnya.

Kegiatan ditutup dengan penandatanganan berita acara penyerahan hasil TMMD ke-112 tahun 2021 dari Dansatgas kepada Bupati Mojokerto, dilanjutkan penyerahan bantuan 653 bibit tanaman produktif, 562 bibit tanaman durian dan 200 paket sembako.

Usai membuka TMMD ke 112, Pangdam V/Brawijaya dan rombongan meninjau vaksinasi Covid-19 kepada masyarakat di halaman Duyung Trawas Hill dan pembangunan rehap ruang kelas SDN Duyung dan Turut hadir PJU Polda Jatim, Danrem 082 Mojokerto Kolonel Inf M Dariyanto, Kapolres Mojokerto AKBP Apip Ginanjar, Kapolresta Mojokerto, AKBP Rofiq Ripto Himawan.

Kegiatan fisik TMMD ke 112 di Desa Duyung yakni pembangunan jaringan irigasi Sumber Lumpang. Satu unit Bendungan – 2,5 meter x 0,8 meter, Irigasi – 0,8 meter x 180 meter dan 0,5 meter x 38 meter. Rehab Musholla Punden, peningkatan jalan lingkungan dengan volume 810 meter x 2,5 meter, pembangunan jalan usaha tani dengan volume 326 meter x 2,5 meter dan rehab dua ruang kelas SDN Duyung. [tin/ted]



Apa Reaksi Anda?

Komentar