Politik Pemerintahan

Pangdam Tegaskan Anggota TNI Netral Dalam Pemilu

Panglima Kodam V Brawijaya, Mayjend TNI Wisnoe Prasetyo Budi meminta seluruh prajurit TNI AD diwilayahnya untuk netral dalam Pemilu 2019 mendatang.

Malang (beritajatim.com) – Panglima Kodam V Brawijaya, Mayjend TNI Wisnoe Prasetyo Budi meminta seluruh prajurit TNI AD diwilayahnya untuk netral dalam Pemilu 2019 mendatang.

Hal itu disampaikan Mayjend Wisnoe saat memberikan pengarahan kepada personil dijajaran Kodim 0818 wilayah Kabupaten Malang dan Kota Batu, Kamis, (21/2/2019) siang.

Dihadapan ratusan anggotanya, Pangdam juga menginstruksikan agar seluruh anggota Babinsa, untuk meningkatkan monitoring kondisi diwilayahnya. Dengan terus melakukan komunikasi dengan jajaran lainnya, seperti pihak kepolisian dan pemerintah daerah, serta tokoh masyarakat, Babinsa diharapkan turut menangkal kabar berita bohong atau hoax di masyarakat.

“Kami terus mengingatkan terkait Netralitas TNI. Agar semakin mendekat dengan pemilu, anggota semakin yakin,” ujarnya.

Ia juga menegaskan, bahwa kondisi Jawa Timur saat ini tergolong aman dan kondusif. Mendekati digelarnya Pemilu 17 april mendatang, pihaknya juga telah menyiapkan dua per tiga kekuatan pasukannya untuk membantu pihak kepolisian dalam pengamanan pesta demokrasi ini.

“Masyarakat Jawa Timur ini kan aman tidak mungkin ada gejolak, kami juga menginstruksikan anggota Babinsa untuk meningkatkan monitoring dengan turun ke masyarakat. Untuk menciptakan kondisi aman, serta menangkal kabar bohong atau hoax. Agar tidak ditelan mentah-mentah oleh masyarakat,” tegas Mayjend Wisnoe.

Jendral bintang dua ini menegaskan, untuk personelnya supaya tidak main-main dalam sikap netralitas TNI dalam pemilu. Karena sanksi tegas akan diberlakukan, bila ada anggota TNI, yang terbukti melanggar.

“Kita proses semua pelanggaran yang dilakukan anggota, ada aturan mekanisme. Apakah perlu nanti hingga ke Pengadilan Militer, bila ada anggota yang melanggar,” pungkasnya. (yog/ted)

Apa Reaksi Anda?

Komentar