Politik Pemerintahan

Pandemi Covid, Warga Surabaya Dilarang Gelar Lomba dan Tasyakuran HUT RI

Sekrearis Daerah Kota Surabaya Hendro Gunawan

Surabaya (beritajatim.com) – Kegiatan perayaan HUT ke-75 Republik Indonesia di Surabaya bisa dipastikan tidak semeriah biasanya. Pasalnya, karena situasi pandemi, Pemkot Surabaya meminta agar warga tidak mengadakan kegiatan perayaan.

Dalam surat yang ditandatangani Sekkota Surabaya Hendro Gunawan, larangan itu dikeluarkan akibat tingginya resiko penularan yang bisa terjadi.

“Berdasarkan poin itu, maka seluruh masyarakat untuk tidak melaksanakan kegiatan lomba dan menggelar malam tasyakuran serta kegiatan lain yang dapat menimbulkan kerumunan dalam rangka perayaan peringatan HUT ke-75 Republik Indonesia,” tulis Hendro dalam surat itu.

Jajaran Pemerintah Kota Surabaya di Kecamatan maupun Kelurahan pun diminta untuk ikut aktif dalam melakukan sosialisasi terkait hal itu. Mereka juga turut diminta untuk melakukan pengawasan.

Di sisi lain, Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya atau Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Surabaya memastikan sudah menjalankan Instruksi Presiden (Inpres) nomor 6 tahun 2020. Inpres yang diterbitkan 4 Agustus 2020 itu membahas tentang Peningkatan Disiplin dan Penegakan Hukum Protokol Kesehatan dalam Pencegahan dan Pengendalian Covid-19.

Wakil Sekretaris Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Surabaya yang sekaligus Kepala BPB Linmas Surabaya Irvan Widyanto mengatakan, selama ini Gugus Tugas Surabaya melalui Peraturan Wali Kota (Perwali) nomor 28 dan 33, sudah melaksanakan berbagai hal yang telah diamanatkan dalam Inpres tersebut. Salah satunya tentang pelibatan masyarakat, tokoh masyarakat, tokoh agama dan beberapa unsur lainnya, sudah terwadahi dalam pembentukan Kampung Tangguh Wani Jogo Surabaya.

“Nah, pelibatan masyarakat di Surabaya itu sudah diatur dalam Perwali dengan membentuk Kampung Tangguh Wani Jogo Suroboyo. Selain itu, setiap tempat kerja, pelaku usaha, pelaku industri, perkantoran negeri maupun swasta, juga diminta untuk membentuk gugus tugas yang di dalamnya terdiri dari beberapa satgas. Jadi, di Surabaya sudah dilakukan,” kata Irvan di kantornya.(ifw/ted)





Apa Reaksi Anda?

Komentar