Politik Pemerintahan

Pandemi Corona, KPU Ponorogo Tunda Masa Kerja Badan Adhoc

Ketua KPU Ponorogo Munajat [Foto/dok.beritajatim.com]

Ponorogo (beritajatim.com) – Seiring dengan mewabahnya virus corona di Indonesia, bahkan sudah masuk Ponorogo dengan penderita hingga saat ini 6 orang positif, KPU mengintruksikan penundaan masa kerja badan adhoc yang telah dibentuk. Yakni Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) dan Panitia Pemungutan Suara (PPS).

Ketua KPU Ponorogo Munajat mengungkapkan, penundaan masa kerja itu merujuk pada Surat Edaran (SE) KPU RI 8/2020 tentang Pelaksanaan Keputusan KPU RI Nomor 179/PL.02-Kpt/01/KPU/III/2020 tentang Penundaan Tahapan Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur, Bupati dan Wakil Bupati, dan/atau Wali Kota dan Wakil Wali Kota Tahun 2020 Dalam Upaya Pencegahan Penyebaran Covid-19.

SE tersebut juga disertai dengan Surat Dinas KPU RI 285/PL.02-SD/01/KPU/III/2020 Perihal Tindak Lanjut Pelaksanaan Tahapan Pemilihan Tahun 2020 oleh PPK dan PPS, tertanggal surat 24 Maret 2020. “Sebelum intruksi penundaan masa kerja ini, PPK sudah bekerja pada Maret lalu, Sehingga sudah menerima gaji sekali,” kata Munajat, Sabtu (11/4/2020).

Sedangkan untuk PPS belum bekerja, sebab kalau tidak ada pandemi Covid-19 seharusnya masa kerjanya mulai bulan ini. Munajat menyebut bahwa ada 21 PPK yang sudah dilantik. Sementara untuk PPS baru ada 10 kecamatan yang sudah dilantik.

Sisa 11 kecamatan yang PPS-nya belum dilantik. Terkait penundaan pelaksanaan Pilkada di Ponorogo, kata Munajat, itu merupakan opsi tarbaik saat badai virus corona ini sedang melanda. Sebab keselamatan dan kesehatan masyarakat lebih penting.

“Kami saat ini juga melaksanakan bekerja di rumah, kordinasi dilakukan secara online. Penundaan pilkada ini sampai kapan, kami menunggu perkembangan dari KPU Pusat,” pungkasnya. [end/suf]

Apa Reaksi Anda?

Komentar