Politik Pemerintahan

PAN Pamekasan Minta Pemkab Fokus Wujudkan Pembangunan

Pamekasan (beritajatim.com) – Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Amanat Nasional (PAN) Pamekasan, Heru Budi Prayitno meminta Pemerintah Kabupaten (Pemkab) setempat, agar fokus melakukan berbagai pembenahan demi pembangunan daerah berslogan Bumi Gerbang Salam.

Hal itu disampaikan menyusul situasi dan kondisi daerah yang cenderung stagnan dan belum ada perubahan berarti, tentunya meliputi berbagai sektor berbeda yang semestinya harus ditingkatkan sesuai dengan visi maupun misi yang diusung oleh kepemimpinan Bupati Badrut Tamam bersama sang wakil Raja’e.

“Sederhananya saat ini 100 hari kerja sudah dilalui, pendidikan Lemhanas sudah selesai. Sekarang sudah saatnya fokus untuk bekerja demi mewujudkan pembangunan di kabupaten Pamekasan,” kata Ketua DPD PAN Pamekasan, Heru Budi Prayitno kepada beritajatim.com, Jum’at (22/11/2019).

Pihaknya menilai selama ini kepemimpinan bupati dan wakil bupati cenderung belum tampak terlihat, khususnya di sektor pelayanan publik. Sekalipun pada masa 100 hari kerja sukses mendapat rekor MURI melalui Sentra Pelayanan yang digagas Mall Pelayanan Publik (MPP) di kompleks Gedung Islamic Centre Pamekasan.

“Memang harus kita akui bersama, kepemimpinan saat ini memang sempat menorehkan prestasi di bidang pelayanan publik melalui Mall Pelayanan Publik di Islamic Centre. Hanya saja berbagai jenis pelayanan lainnya justru terabaikan, semisal kebersihan kota, arus lalu lintas, tata ruang kota hingga pelayanan publik masih kacau balau,” ungkapnya.

Selain itu, pihaknya juga mengkritisi sejumlah kelambanan penanganan yang menjadi salah satu penghambat dari berbagai aspek pembangunan. “Salah satu persoalan yang menjadi PR (Pekerjaan Rumah) bagi pemerintahan adalah pasar tumpah di sejumlah titik di Pamekasan, bahkan hal itu berlangsung setiap hari tanpa ada penanganan konkrit dari pemerintah,” jelasnya.

“Tidak hanya persoalan tentang PKL yang mengakibatkan pasar tumpah khususnya di area perkotaan, termasuk juga banyaknya kafe yang beroperasi hingga subuh. Hal itu perlu segera dibatasi melalui langkah konkrit dalam sebuah kebijakan,” tegasnya.

Dari itu pihaknya berharap agar pemkab Pamekasan, segera melakukan tindakan konkrit melalui kebijakan yang berpihak pada kesejahteraan masyarakat dan tentunya demi kebaikan dan pembangunan Kabupaten Pamekasan. “Jadi saat ini sudah saatnya fokus dan bekerja untuk merealisasikan berbagai program yang dicanangkan sebelumnya,” pungkasnya. [pin/kun]



Apa Reaksi Anda?

Komentar