Politik Pemerintahan

PAN-NasDem Jalin Koalisi Fraksi di DPRD Pamekasan

Ketua DPD PAN Pamekasan, Heru Budi Prayitno (kiri) bersama Ketua DPC Partai NasDem Pamekasan, Abdullah Ibrahim (kanan). [Foto Istimewa]

Pamekasan (beritajatim.com) – Partai Amanat Nasional (PAN) mengalihkan koalisi bersama Partai Nasional Demokrat (NasDem) dalam membentuk fraksi di Gedung Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Pamekasan.

Sebab sebelumnya mereka menjalin koalisi bersama Partai Keadilan Sejahtera (PKS) dalam Fraksi PAN-Sejahtera. Namun pada hasil Pemilu Legislatif (Pileg) 2019 lalu, PKS sukses mendelegasikan lima kader terbaik sebagai wakil rakyat, sekaligus melebihi ketentuan batas minimal satu fraksi.

“Jadi kami tidak mungkin koalisi dengan parpol (partai politik) yang sudah menjadi satu fraksi, koalisi PAN-Sejahtera sudah berakhir. Saat ini kita mengalihkan koalisi dengan parpol lain,” kata Ketua DPD PAN Pamekasan, Heru Budi Prayitno, Senin (26/8/2019).

Disinggung soal penjajakan dengan parpol lain untuk koalisi fraksi, pihaknya menyatakan penjajakan sudah tuntas dan sudah resmi menjalin koalisi dengan Partai NasDem. “Kali ini kita sudah pastikan, koalisi fraksi di DPRD Pamekasan bersama NasDem,” tegasnya.

Hal senada juga disampaikan Ketua DPC NasDem Pamekasan, Abdullah Ibrahim. Ia menyatakan parpol yang dipimpinnya menjalin koalisi bersama PAN dalam membentuk fraksi di DPRD Pamekasan. “Untuk saat ini, kita sudah fix menjalin koalisi bersama PAN, dan sudah kita serahkan ke Sekwan (Sekretaris DPRD Pamekasan),” ungkapnya.

“Koalisi ini kami nilai sangat klop dan pas jadi satu fraksi, karena PAN dan NasDem sama-sama mendelegasikan dua kader sebagai anggota legislatif,” pungkas pimpinan parpol yang akrab disapa Ra Dulla.

Seperti diketahui, dari total 10 parpol yang dipastikan mendapat kursi legislatif di DPRD Pamekasan. Lima parpol di antaranya harus menjalin koalisi untuk membentuk fraksi, yakni Partai Golongan Karya (Golkar), Partai Bulan Bintang (PBB), PAN, Partai NasDem dan Perindo.

Dari lima parpol tersebut, Partai Golkar dan PBB masing-masing mendelegasikan tiga kader, disusul PAN dan NasDem dengan delegasi masing-masing dua kader, serta Perindo yang hanya mendelegasikan 1 (satu) kader untuk berkantor di Gedung Wakil Rakyat di Jl Kabupaten 107 Pamekasan.

Sementara lima parpol lainnya, yakni Partai Persatuan Pembangunan (PPP) yang kembali mencatatkan diri sebagai parpol terbanyak yang mendelegasikan kader mereka sebagai wakil rakyat, yakni sebanyak 12 orang dari lima Daerah Pemilihan (Dapil) berbeda di 13 kecamatan berbeda di Pamekasan.

Disusul Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) dengan delegasi sebanyak 7 (tujuh) anggota dewan, Partai Demokrat dengan 6 (enam) kader, Partai Keadilan Sejahtera (PKS) sebanyak 5 (lima) kader, serta Partai Gerindra sebanyak 4 (empat) kader atau di bawah angka minimal regulasi fraksi.

Hanya saja dalam pelaksanaan pileg yang digelar serentak 17 April 2019, tidak ada satupun perwakilan dari parpol pemenang Pemilu 2019 dalam skala nasional, yakni Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan alias PDI Perjuangan. [pin/ted]

Apa Reaksi Anda?

Komentar