Politik Pemerintahan

Pamekasan Gandeng BP2MI Maksimalkan Layanan Program PCC

Pamekasan (beritajatim.com) – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pamekasan, menggandeng Badan Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI) dalam rangka memaksimalkan program Pamekasan Call Care (PCC) yang digagas Bupati Badrut Tamam.

Kerjasama tersebut dilakukan sebagai bentuk upaya agar program PCC dapat memberikan dampak maksimal kepada masyarakat luas. Sehingga program tersebut tidak hanya fokus pada layanan konsultasi kesehatan via telpon maupun antar jemput orang sakit ke pusat pelayanan.

“Kerjasama ini nantinya dapat meningkatkan sektor layanan masyarakat yang membutuhkan bantuan. Misalnya jika ada jenazah dari luar negeri, kami akan kerjasama dengan desa agar tidak diurus sendiri. Karena nanti biaya kargo maupun ambulan ditanggung BP2MI,” kata Koordinator Operator PCC, Amir Chamdani, Selasa (25/5/2021).

Selain itu, pihaknya juga komitmen untuk memfasilitasi masyarakat Pamekasan untuk mengurus Surat Keterangan Tidak Mampu (SKTM), serta berbagai perlengkapan administrasi kesehatan antar daerah. “Seperti kita ketahui, berbagai persyaratan administrasi layanan kesehatan di luar Madura, cenderung berbeda,” ungkapnya.

“Jadi prosedur mengurus rumah sakit di Jawa atau di luar Madura, itu berbeda. Sehingga bagi masyarakat yang tidak berpengalaman, prosedurnya bagaimana, SOP-nya seperti apa nanti kita fasilitasi,” sambung pria yang juga menjabat sebagai Kasi Pelayanan Kesehatan dan Rujukan Dinas Kesehatan (Dinkes) Pamekasan.

Tidak hanya itu, pihaknya juga berencana untuk menjalin kerjasama dengan berbagai lembaga pendidikan maupun pemerintah desa, guna mengedukasi masyarakat tentang cara memberikan pertolongan pertama pada kecelakaan ataupun jenis musibah lainnya.

“Hal ini sebagai salah satu langkah dan upaya untuk mengantisipasi dan mencegah kecelakaan, karena bagaimanapun yang menyangkut persoalan keselamatan jiwa harus mendapat perhatian serius. Artinya kami sebagai pelayan terdepan demi keselamatan bersama,” tegasnya.

Seperti diketahui, program PCC merupakan¬† salah satu program terobosan yang digagas Bupati Badrut Tamam di sektor kesehatan. Di mana program tersebut, masyarakat dapat konsultasikan kesehatan gratis maupun meminta layanan antar jemput dengan kendaraan ‘Sigap’.

Kendaraan sigap tersebut merupakan salah satu bentuk komitmen pemerintah dalam meningkatkan sektor pelayanan bidang kesehatan. Bahkan transportasi dengan tagline Mobil Siaga, Tanggap dan Peduli juga diberikan untuk 178 desa di Pamekasan.

Bahkan Bupati Badrut Tamam juga menyampaikan program tersebut sebagai bentuk persembahan pemerintah agar masyarakat Pamekasan, dapat merasakan pelayanan maksimal dalam sektor kesehatan secara gratis. “Prinsipnya gagasan ini muncul setelah melihat realitas sosial tentang tingginya biaya layanan kesehatan bagi keluarga kurang mampu,” ungkapnya.

“Dari itu kami sangat berharap prgram (PCC dan Mobil Sigap) dapat memberikan manfaat kepada masyarakat Pamekasan, serta menjadi motivasi untuk terus meningkatkan pengabdian kepada masyarakat di kabupaten Pamekasan,” pungkasnya. [pin/but]



Apa Reaksi Anda?

Komentar