Politik Pemerintahan

Pakde Karwo Blak-blakan soal Pilpres dan Tawaran Menteri

Surabaya (beritajatim.com) – Gubernur Jatim sekaligus Ketua DPD Partai Demokrat (PD) Jatim Soekarwo berbicara blak-blakan kepada beritajatim.com. Terkait, apa yang akan dilakukannya pasca lengser dari jabatannya pada 12 Februari 2019.

“Setelah lengser, saya momong cucu, Mas,” katanya ketika ditemui usai Silaturahim dengan ribuan ASN sembilan dinas Pemprov Jatim, di kantor Dinas PU Bina Marga Jatim, Rabu (16/1/2019).

Mengenai tawaran menteri? “Ha..ha..ha. Berhenti (dari gubernur) saja belum, kok ditawari menteri. Sekarang, prinsip saya satu sekarang, cooling down ngurus cucu. Lalu, melakukan muhasabah dan introspeksi diri, perjalanan seperti ini apa yang kemudian sisa waktu itu harus melakukan langkah-langkah yang bermanfaat bagi saya sendiri, keluarga dan masyarakat,” tuturnya.

Diberitakan sebelumnya, Ketua Relawan Sahabat Prabowo-Sandi Jatim, Fauzi Mahendra berharap Ketua DPD Partai Demokrat (PD) Jatim Soekarwo memberikan dukungannya kepada Prabowo-Sandi pada Pilpres 2019.

Harapan ini disampaikan setelah Ketua Umum PD Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) bersama Ketua Kogasma PD Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) menghadiri Pidato Kebangsaan Prabowo Subianto berjudul ‘Indonesia Menang’ di Plenary Hall JCC pada Senin (14/1/2019) malam.

“Relawan berharap Pakde Karwo bisa membantu pemenangan Prabowo-Sandi di Jatim. Kalau Pakde Karwo dan kader Demokrat Jatim turun gunung, Insya Allah Jatim selesai dengan kemenangan Prabowo-Sandi bisa 70-80 persen,” kata Fauzi kepada wartawan di Hotel Century Park Jakarta, Selasa (15/1/2019) lalu.

Apa jawaban Pakde Karwo mengenai harapan itu? “Saya tidak ikut di dalam panggung politik. Saya selesai gubernur, menyelesaikan banyak tulisan yang harus saya selesaikan. Saya ini birokrat,” tegas Pakde Karwo.

Diminta memilih Capres Jokowi atau Capres Prabowo, Pakde dengan tegas menjawab tidak memilih keduanya. “Prinsip formal tidak ada semua (mendukung Jokowi atau Prabowo). Tetapi, hati saya tidak perlu diceritakan ke orang. Sama seperti sampeyan jatuh cinta, tidak perlu diceritakan ke orang, sampeyan nulis saja di buku. Kalau ditanya apakah saya bakal deklarasi dukungan capres, deklarasi itu kan akad nikah. Jatuh cintanya kan sudah mulai sebelum akad nikah,” pungkasnya sambil tertawa lebar. [tok/but]





Apa Reaksi Anda?

Komentar